Widodo Makmur Unggas (WMUU) bidik kenaikan penjualan 15% pada di IV 2021



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Emiten pakan ternak, PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) percaya diri kinerja di kuartal akhir tahun ini bisa lebih cerah ketimbang kuartal-kuartal sebelumnya.

Chief Marketing & Sales Officer Widodo Makmur Unggas, Tri Mahawijaya Herlambang, mengungkapkan, penjualan mengalami peningkatan cukup signifikan pada kuartal III-IV 2021  jika dibandingkan dengan kuartal I dan II 2021.

Penjualan Widodo Makmur Unggas ini melesat karena mengoperasikan fasilitas baru. Memasuki semester 1 2021, WMUU mengoperasikan fasilitas produksi Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) di Wonogiri, Jawa Tengah telah beroperasi secara penuh, sehingga dapat memenuhi permintaan pasar.


“Penjualan di kuartal IV tahun ini kurang lebih meningkat 15% ketimbang periode yang sama tahun-tahun sebelumnya,” ujar Tri ketika dihubungi Kontan, Selasa (12/10).

Baca Juga: Kenaikan harga pakan jagung tak mempengaruhi bisnis Widodo Makmur Unggas (WMUU)

Di sisa tahun ini, Tri menjelaskan bahwa WMUU juga memiliki target untuk mengembangkan kapasitas di dua fasilitas lainnya, yang pertama Parent Stock (PS) di Gunungkidul, DI Yogyakarta, serta Broiler Farm kami di Wonogiri, Jawa Tengah.

Menurut Tri, pengembangan kedua fasilitas ini tak lain adalah untuk mendukung kegiatan operasi di RPHU Wonogiri, Jawa Tengah, yang merupakan salah satu fasilitas RPHU dengan kapasitas terbesar di Indonesia. Fasilitas produksi itu mempunyai kapasitas produksi hingga 12.000 ekor per jam atau ekuivalen dengan 70.560 ton per tahun.

Guna mengerek kinerja, emiten ini juga memperkuat jaringan distribusi melalui berbagai kemitraan maupun kerjasama dengan berbagai pelaku Industri protein hewani lainnya, baik dari skala besar hingga ke skala UMKM.

Hingga tutup tahun 2021, WMUU membidik pertumbuhan penjualan hingga 300% yoy seiring dengan pengoperasian fasilitas anyar tersebut.

Selanjutnya: Widodo Makmur Unggas (WMUU) masih yakin mencapai target kenaikan penjualan 300%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli