Wijaya Karya Beton (WTON) Bukukan Kontrak Baru Rp 4 Triliun Selama Tahun 2025



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) membukukan kontrak baru senilai Rp 4 triliun sepanjang tahun 2025. Perolehan kontrak baru ini ditopang oleh adanya optimalisasi kapabilitas produk beton pracetak khusus dan proyek strategis di pasar domestik maupun internasional. 

Sejumlah proyek strategis tersebut di antaranya proyek Railway Systems dan Trackwork pada Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Fase 2A yang mewakili pasar domestik serta proyek Metro Manila Subway di Filipina yang mencerminkan penguatan posisi WIKA Beton di pasar global.

Selain itu, WTON juga mendorong proyek yang berorientasi pada prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) mulai dari pengembangan sumur resapan segmental sebagai produk ramah lingkungan. WTON juga memberi solusi hunian WIKA Beton Home (WHOME) yang mendukung inisiasi pemerintah pada Program 3 Juta Rumah dan Hunian Tetap pasca bencana, hingga proyek pembangunan pusat data (data center) di Batam yang didukung melalui penyediaan ragam produk beton pracetak.


Baca Juga: Tambang Tak Digarap Dua Tahun Terancam Dicabut Izinnya, Investor Diminta Waspada

Manajemen WTON mengatakan, berbagai proyek tersebut berkontribusi pada perolehan  kontrak baru yang didominasi oleh pelanggan dari swasta dengan porsi sebesar 54,85%, disusul BUMN sebesar 21,65%, Kerja Sama Operasi (KSO)/Joint Operation (JO) sebesar 18,33%, serta WIKA dan afiliasi sebesar 5,17%. 

“Sementara itu, dari sisi ekspansi geografis, kontribusi proyek luar negeri mencapai 4,6% dengan pasar domestik sebagai tulang punggung sebesar 95,4%,” ungkap Manajemen, dalam keterangannya, Rabu (4/2/2026). 

Dia melanjutkan, proyek-proyek tersebut meliputi berbagai sektor dengan sektor infrastruktur menjadi kontributor terbesar pada perolehan kontrak baru dengan porsi sebesar 56,35%, disusul sektor industri sebesar 15,85%, properti sebesar 11,63%, kelistrikan sebesar 11,39%, tambang sebesar 3,73%, dan energi sebesar 1,05%. 

Momentum pertumbuhan atas kinerja usaha ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap kemampuan eksekusi WIKA Beton, sekaligus menguatkan fondasi bisnis yang berkelanjutan melalui diversifikasi portofolio dan ekspansi bisnis secara geografis. 

“Ke depannya, WIKA Beton sebagai bagian dari ekosistem Danantara dan BUMN akan terus berkomitmen menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, dan sejalan dengan prinsip ESG,” tandasnya.

Selanjutnya: BEI Prioritaskan 49 Emiten Penuhi Free Float 15%, Bisa Terserap Pasar?

Menarik Dibaca: Dorong Inovasi Sejak Dini, Sampoerna Academy Gelar Rangkaian STEAM 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News