KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (
WIKA) terus mempercepat pengerjaan proyek Jalan Tol Semarang–Demak. Hingga Mei 2026, progres pekerjaan WIKA pada proyek Tol Semarang–Demak Seksi 1B telah mencapai 83,39%.
Capaian ini mencakup sejumlah pekerjaan utama, antara lain pembangunan
mainroad, ramp on, ramp off, elevated bridge, combi wall, serta timbunan pasir di atas matras bambu. Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menjelaskan berbeda dengan proyek jalan tol pada umumnya, Tol Semarang–Demak dirancang sebagai infrastruktur multifungsi yang tidak hanya mendukung konektivitas transportasi, tetapi juga terintegrasi sebagai tanggul laut atau
sea dike. “Kehadiran proyek ini diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan banjir rob di kawasan pesisir Semarang dan sekitarnya, sehingga memberikan manfaat ganda sebagai infrastruktur transportasi sekaligus solusi pengendalian banjir jangka panjang,” ungkap Ngatemin, dalam keterangan resminya, Senin (25/5/2026).
Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) Catat Nilai Kontrak Baru Rp 17,43 Triliun Sepanjang 2025 Dalam pelaksanaannya, WIKA menerapkan sejumlah metode konstruksi khusus mengingat proyek berada di kawasan pesisir dengan karakteristik tanah lunak yang memiliki tantangan teknis cukup tinggi.
Salah satu elemen penting dalam proyek ini adalah penggunaan combi wall sebagai bagian dari struktur tanggul laut sekaligus penahan timbunan jalan tol. “Struktur combi wall tersebut dirancang untuk menahan tekanan kombinasi tanah dan air laut, termasuk tekanan hidrostatik serta potensi penurunan tanah. Dengan demikian, struktur ini berperan penting dalam menjaga stabilitas konstruksi jangka panjang di wilayah pesisir yang rawan terhadap banjir rob,” paparnya.
Selain itu, proyek ini juga menggunakan metode timbunan pasir di atas matras bambu sebagai solusi perkuatan tanah dasar. Metode tersebut berfungsi untuk membantu distribusi beban timbunan agar lebih merata, meningkatkan stabilitas awal konstruksi, serta mengurangi risiko penurunan diferensial pada tanah lunak.
Baca Juga: Gelar RUPST, Ini Susunan Baru Direksi dan Komisaris Wijaya Karya (WIKA) “Melalui proyek ini, WIKA berupaya memastikan pekerjaan berjalan dengan mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta penerapan metode yang sesuai dengan karakteristik wilayah pesisir,” sebut dia.
Melalui proyek Tol Semarang–Demak, WIKA kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya meningkatkan konektivitas, tetapi juga memberikan solusi terhadap tantangan lingkungan dan kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News