KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat obligasi berkelanjutan II tahap II PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menjadi idD dari idCCC. Penurunan peringkat juga dilakukan pada Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap II seri B dan seri C menjadi idD(sy) dari idCCC(sy). Analis Pefindo Agung Iskandar menjelaskan, tindakan ini menindaklanjuti penundaan pembayaran kupon oleh WIKA untuk masing-masing instrumen keuangan yang jatuh tempo pada 18 Februari 2026. Pada saat yang sama, Pefindo mempertahankan peringkat idSD untuk Wijaya Karya (WIKA) dan peringkat idD untuk obligasi dan sukuk lainnya yang masih beredar. Peringkat mencerminkan profil keuangan dan likuiditas WIKA yang lemah dan risiko ekspansi sebelumnya. “Kami dapat meninjau kembali peringkat jika WIKA mampu menyelesaikan kewajiban pembayaran pokok dan kupon obligasi dan sukuk yang sudah jatuh tempo,” papar Agung dalam riset pada 19 Februari 2026.
Wijaya Karya (WIKA) Gagal Bayar Kupon, Pefindo Pangkas Peringkat ke idD
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat obligasi berkelanjutan II tahap II PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menjadi idD dari idCCC. Penurunan peringkat juga dilakukan pada Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap II seri B dan seri C menjadi idD(sy) dari idCCC(sy). Analis Pefindo Agung Iskandar menjelaskan, tindakan ini menindaklanjuti penundaan pembayaran kupon oleh WIKA untuk masing-masing instrumen keuangan yang jatuh tempo pada 18 Februari 2026. Pada saat yang sama, Pefindo mempertahankan peringkat idSD untuk Wijaya Karya (WIKA) dan peringkat idD untuk obligasi dan sukuk lainnya yang masih beredar. Peringkat mencerminkan profil keuangan dan likuiditas WIKA yang lemah dan risiko ekspansi sebelumnya. “Kami dapat meninjau kembali peringkat jika WIKA mampu menyelesaikan kewajiban pembayaran pokok dan kupon obligasi dan sukuk yang sudah jatuh tempo,” papar Agung dalam riset pada 19 Februari 2026.