Wijaya Karya (WIKA) Targetkan Divestasi Aset Senilai Rp 5 Triliun Hingga 2028



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menargetkan divestasi aset sebesar Rp 5 triliun secara keseluruhan dilakukan bertahap selama 2026-2028.

Direktur Keuangan PT Wijaya Karya Tbk Mulyadi mengatakan, pelepasan aset ini merupakan bagian dari restrukturisasi keuangan WIKA yang diusulkan ke perbankan dan pemegang obligasi.

Di samping divestasi, WIKA juga akan menyelesaikan kewajiban perbankan melalui penyelesaian divestasi di anak perusahaan. 


Baca Juga: Harga Bahan Baku Naik, Begini Prospek Saham Emiten Plastik hingga Akhir 2026

Nantinya, anak perusahaan WIKA akan melakukan divestasi dan kemudian divestasi itu dikembalikan ke WIKA sebagai holding dalam bentuk pengembalian shareholder loan. Shareholder loan ini lalu akan dikembalikan ke surat utang dan perbankan. 

“Pada saat kami mengusulkan untuk rekturisasi, salah satu penyelesaiannya adalah divestasi sebagai bagian yang satu kesatuan,” ujarnya dalam Public Expose WIKA, Kamis (1/10/2026).

Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk I Ketut Pasek Senjaya Putra menambahkan, divestasi aset difokuskan untuk penyelesaian utang berskala besar. 

Objek divestasi mencakup kepemilikan mayoritas maupun minoritas pada sejumlah ruas jalan tol, bisnis jasa pengelolaan air, hingga sektor energi. 

Baca Juga: Laba Bersih Dian Swastatika (DSSA) Naik Hampir 80% di Semester I-2026, Cek Prospeknya

“Keuntungan daripada divestasi ini tentunya akan kami lakukan untuk membayar pelunasan utang,” ujarnya dalam kesempatan yang sama. 

Direktur WIKA Sonny Setyadhy merinci, untuk tahun 2026 targetnya ada empat aset yang ingin didivestasikan dengan total target Rp 1,9 triliun. Yaitu, PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ), PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ), Wika Laswi, dan Tol Patimban.

Untuk tahun 2027, ada tiga aset yang direncanakan akan dilepas dengan total Rp 276 miliar.

”Yaitu, di hydro, anak perusahaan yaitu WR Hotel Khas, dan Witon dengan pelepasan aset hanya Rp 5 miliar,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News