WIKA Beton (WTON) Catat Nilai Kontrak Baru Rp 4 Triliun Sepanjang 2025



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) membukukan omzet kontrak baru senilai Rp 4 triliun sepanjang tahun 2025. 

Perolehan omzet kontrak baru ini ditopang oleh adanya optimalisasi kapabilitas produk beton pracetak khusus dan proyek strategis di pasar domestik dan internasional. 

Syailendra Ogan, Direktur Keuangan, Human Capital, & Manajemen Risiko WTON mengatakan, sejumlah proyek strategis tersebut di antaranya adalah proyek Railway Systems dan Trackwork pada Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Fase 2A yang mewakili pasar domestik.


“Kemudian, ada proyek Metro Manila Subway di Filipina yang mencerminkan penguatan posisi WIKA Beton di pasar global,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kontan, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga: Kementerian ESDM Targetkan Groundbreaking Proyek PLTSa Pertengahan 2026

Secara rinci, omzet kontrak baru tahun 2025 didominasi oleh pelanggan dari swasta dengan porsi sebesar 54,85%. Lalu, disusul BUMN sebesar 21,65%, Kerja Sama Operasi (KSO)/Joint Operation (JO) sebesar 18,33%, serta WIKA dan afiliasi sebesar 5,17%.

“Sementara itu, dari sisi ekspansi geografis, kontribusi proyek luar negeri mencapai 4,6% dengan pasar domestik sebagai tulang punggung sebesar 95,4%,” ungkapnya.

Proyek-proyek tersebut meliputi berbagai sektor dengan sektor infrastruktur menjadi kontributor terbesar pada perolehan omzet kontrak baru dengan porsi sebesar 56,35%.

Kemudian, disusul sektor industri sebesar 15,85%, properti sebesar 11,63%, kelistrikan sebesar 11,39%, tambang sebesar 3,73%, dan energi sebesar 1,05%.

“Ini menunjukkan portofolio proyek WIKA Beton tersebar di berbagai segmen tanpa ketergantungan pada satu sektor saja,” katanya.

Lebih lanjut, Syailendra menuturkan bahwa WIKA Beton juga mendorong proyek yang berorientasi pada prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). 

 
WTON Chart by TradingView

Ini mulai dari proyek pengembangan sumur resapan segmental sebagai produk ramah lingkungan, solusi hunian WIKA Beton Home (WHOME) yang mendukung inisiasi pemerintah pada Program 3 Juta Rumah dan Hunian Tetap pasca bencana, hingga proyek pembangunan pusat data (data center) di Batam yang didukung melalui penyediaan ragam produk beton pracetak.

“Ke depan, WTON akan terus berkomitmen menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan yang inklusif, berkelanjutan, dan sejalan dengan prinsip ESG,” paparnya.

Selanjutnya: Soal Manipulasi Pasar Saham PIPA, OJK Belum Kantongi Informasi Emiten Lain

Menarik Dibaca: HP Poco X7 Pro: Edisi Iron Man, Baterai 6000mAh, Worth It?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News