JAKARTA. Niat PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) merambah bisnis pertambangan batubara sudah bulat. Melalui anak perusahaannya, PT Wijaya Karya Intrade (WIKA Intrade), perusahaan pelat merah ini menganggarkan dana akuisisi beberapa perusahaan tambang sebesar Rp 150 miliar. "Dana ini sudah masuk dalam RKAP (Rencana Kerja Anggaran Perusahaan) tahun ini," ungkap Direktur Keuangan WIKA Intrade Agung Yunanto, kepada KONTAN, pekan lalu. Sumber pendanaannya berasal dari kas internal. Namun, jika dananya tidak mencukupi, WIKA siap mencari pendanaan dari pihak ketiga. Bintang Perbowo, Direktur Utama WIKA, mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan kajian teknis terhadap perusahaan batubara yang jadi target akuisisi. "Ada dua hingga tiga pertambangan yang masuk dalam kajian," imbuhnya. Sayang, dia masih merahasiakan identitas tambang tersebut dengan alasan masih dalam tahap negosiasi. Yang jelas, lokasinya di Kalimantan Timur.
Wika Sediakan Dana Akuisisi Tambang Rp 150 M
JAKARTA. Niat PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) merambah bisnis pertambangan batubara sudah bulat. Melalui anak perusahaannya, PT Wijaya Karya Intrade (WIKA Intrade), perusahaan pelat merah ini menganggarkan dana akuisisi beberapa perusahaan tambang sebesar Rp 150 miliar. "Dana ini sudah masuk dalam RKAP (Rencana Kerja Anggaran Perusahaan) tahun ini," ungkap Direktur Keuangan WIKA Intrade Agung Yunanto, kepada KONTAN, pekan lalu. Sumber pendanaannya berasal dari kas internal. Namun, jika dananya tidak mencukupi, WIKA siap mencari pendanaan dari pihak ketiga. Bintang Perbowo, Direktur Utama WIKA, mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan kajian teknis terhadap perusahaan batubara yang jadi target akuisisi. "Ada dua hingga tiga pertambangan yang masuk dalam kajian," imbuhnya. Sayang, dia masih merahasiakan identitas tambang tersebut dengan alasan masih dalam tahap negosiasi. Yang jelas, lokasinya di Kalimantan Timur.