KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali memangkas peringkat sukuk PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) setelah perusahaan menunda pembayaran bagi hasil yang jatuh tempo pada 18 September 2026. Pefindo menurunkan peringkat Shelf-Registration (SR) Sukuk Mudharabah I Tahap I WIKA menjadi idD(sy) dari sebelumnya idCCC(sy). Penurunan peringkat tersebut diumumkan Pefindo pada 21 September 2026. Penurunan peringkat dilakukan setelah WIKA memutuskan menunda pembayaran bagi hasil atas sukuk yang telah jatuh tempo tersebut. "Peringkat idD(sy) menunjukkan efek utang dalam kondisi gagal bayar, dengan akhiran (sy) menandakan instrumen tersebut memenuhi prinsip-prinsip syariah,” tutur Analis Pefindo Agung Iskandar dalam riset pada Senin (21/9/2026).
WIKA Tunda Pembayaran Sukuk, Pefindo Turunkan Rating Jadi Gagal Bayar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali memangkas peringkat sukuk PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) setelah perusahaan menunda pembayaran bagi hasil yang jatuh tempo pada 18 September 2026. Pefindo menurunkan peringkat Shelf-Registration (SR) Sukuk Mudharabah I Tahap I WIKA menjadi idD(sy) dari sebelumnya idCCC(sy). Penurunan peringkat tersebut diumumkan Pefindo pada 21 September 2026. Penurunan peringkat dilakukan setelah WIKA memutuskan menunda pembayaran bagi hasil atas sukuk yang telah jatuh tempo tersebut. "Peringkat idD(sy) menunjukkan efek utang dalam kondisi gagal bayar, dengan akhiran (sy) menandakan instrumen tersebut memenuhi prinsip-prinsip syariah,” tutur Analis Pefindo Agung Iskandar dalam riset pada Senin (21/9/2026).
TAG: