Wilayah Indonesia akan Mengalami Fenomena Tengah Hari Lebih Awal, Simak Penjelasannya



KONTAN.CO.ID - Wilayah Indonesia akan mengalami fenomena di mana tengah hari akan terjadi lebih cepat. Kok bisa? Simak penjelasan fenomena tengah hari yang akan terjadi lebih cepat pada 3 November 2022 ini.

Ada berbagai macam fenomena alam yang terjadi, namun tahukah Anda ada sebuah fenomena di mana satu hari terasa lebih cepat?

Baru-baru ini Organsisasi Riset Penerbangan dan Antariksa membagikan informasi menarik terkait fenomena tengah hari yang terjadi lebih cepat pada awal bulan November 2022 ini.


Tepatnya pada tanggal 3 November 2022, di mana tengah hari akan terjadi lebih cepat. Beberapa kota di wilayah Indonesia nantinya akan mengalami tengah hari yang lebih cepat sekitar pukul 11:20 hingga sekitar pukul 12:22 yang beravariasi di beberapa kota wilayah Indonesia.

Bagaimana bisa fenomena tengah hari yang lebih cepat ini terjadi?

Baca Juga: Tambah Wawasan Astronomi, Ini 4 Fakta Supermoon yang Dapat Anda Ketahui

Menurut Andi Pangerang selaku Peneliti Pusat Riset Antariksa Organsiasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN, ini terjadi karena nilai perata waktu yang lebih besar. Hal ini menyebabkan Matahari akan transit lebih cepat dibandingkan dengan ahri-hari biasanya dalam setahun.

Sekedar tambahan informasi, perata waktu adalah selisih antara Waktu Matahari Sejati dengan Waktu Matahari Rata-Rata. Perata waktu ini dipengaruhi oleh dua faktor, yakni kemiringan sumbu Bumi dan kelonjongan orbit Bumi.

Nilai perata waktu ketika tengah hari yang terjadi pada 3 November 2022 di wilayah Indonesia adalah +16 menit 27 detik.

Baca Juga: BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Besok Hujan Lebat, Waspada Bencana di Wilayah Ini

Berdasarkan nilai tersebut, Anda dapat menentukan kapan tengah hari dalam waktu lokal menggunakan rumus berikut:

Tengah Hari= 12 + Zona Waktu - Perata Waktu - Bujur/15

Contoh:

  • Wilayah Bandung (Bujur = 10736')
  • Maka Tengah Hari =  12.00 + 7.00 - (+00.16.27) - (107o36'/15o) = 11.33.09 WIB
Lalu, apa dampak dari fenomena tengah hari yang terjadi lebih awal ini?

Secara umum, dampak tengah hari lebih awal akan menyebabkan waktu terbit Matahari yang lebih cepat.

Bagi umat muslim, waktu untuk shalat duha (saat ketinggian Matahari mencapai +4,5atau sepenggalah) maupun waktu subuh sekaligus awal fajar astronomis (akhir malam astronomis) yang lebih cepat dibandingkan hari-hari lainnya, terutama di wilayah selatan Indonesia.

Selain itu, fenomena tersebut juga menyebabkan waktu terbenam Matahari (magrib) maupun waktu isya sekaligus akhir senja stronomis (awal malam astronomis) yang terasa lebih cepat dibandingkan hari-hari lainnya, terutama bagi wilayah utara Indonesia.

Itulah beberapa informasi yang dapat Anda simak mengenai fenomena tengah hari yang lebih awal pada 3 November 2022. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News