KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (
COCO) atau Win&Co Group akan memperkuat fundamental bisnis setelah membukukan pertumbuhan penjualan dan peningkatan profitabilitas sepanjang 2025. Kinerja tersebut menjadi salah satu sorotan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta. Dalam rapat yang dipimpin Komisaris Utama Widjanarko Brotosaputro tersebut, pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan perseroan, termasuk pengesahan Laporan Tahunan 2025, Laporan Keberlanjutan, laporan pengawasan Dewan Komisaris, serta laporan keuangan yang telah diaudit.
Sepanjang 2025, Win&Co mencatatkan penjualan konsolidasi sebesar Rp 165,08 miliar, naik 2,48% dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Wahana Interfood Nusantara (COCO) Perluas Ekspansi Internasional ke Thailand Di saat yang sama, EBITDA yang disesuaikan meningkat lebih tinggi, yakni 13,53% menjadi Rp 9,2 miliar. Peningkatan kinerja ini ditopang oleh penambahan kapasitas produksi, inovasi produk, perluasan jaringan distribusi, serta peningkatan efisiensi operasional. Direktur Utama Win&Co Group, Sugianto Soenario, mengatakan penguatan struktur permodalan dan disiplin pengelolaan biaya menjadi fondasi penting untuk menjaga pertumbuhan usaha ke depan. "Win&Co berada pada jalur yang tepat untuk menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2026). Dalam RUPST tersebut, COCO juga melaporkan realisasi penggunaan dana hasil Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) II.
Hingga akhir 2025, dana tersebut telah digunakan sesuai rencana yang disampaikan kepada regulator, sementara sisa dana masih ditempatkan pada instrumen perbankan untuk menjaga likuiditas dan mendukung pengembangan usaha. Sepanjang tahun lalu, Win&Co menjalankan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Baca Juga: Wahana Interfood Nusantara (COCO) Siapkan Tiga Strategi Dongkrak Kinerja di 2026 Perseroan berhasil menghimpun dana Rp 266,96 miliar melalui PMHMETD II guna memperkuat struktur permodalan dan kebutuhan modal kerja. Selain itu, perusahaan mempercepat transformasi digital melalui implementasi sistem ERP berbasis SAP, meningkatkan kapasitas produksi hingga 12.000 ton per tahun, memperluas jaringan distribusi dan pelanggan B2B, serta memperkuat penetrasi pasar melalui berbagai inisiatif pemasaran dan kerja sama strategis. Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Win&Co untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset dan modal kerja, meningkatkan profitabilitas, serta menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan dalam jangka panjang. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News