WIR Asia (WIRG) Bidik Pendapatan Rp 4 Triliun, Begini Strategi Bisnisnya di 2023



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT WIR Asia Tbk (WIRG) membidik pendapatan sekitar Rp 4 triliun sepanjang tahun ini. WIRG akan mengejar target tersebut lewat pertumbuhan secara holistik pada semua lini bisnis unit.

Corporate Secretary WIR Asia, Ira Yuanita mengatakan, optimisme di tahun ini sejalan dengan kinerja WIRG yang moncer pada tahun lalu.  Meski belum membuka realisasinya, tapi Ira menggambarkan kinerja WIRG sampai tutup tahun 2022 tumbuh melanjutkan capaian pada kuartal ketiga.

Sebagai informasi, hingga kuartal ketiga 2022, WIRG mengantongi pendapatan neto senilai Rp 1,20 triliun. Melonjak 179,36% secara tahunan dibandingkan posisi kuartal ketiga 2021 sebesar Rp 432,26 miliar.


Baca Juga: WIR Asia (WIRG) Targetkan Produksi 10 Ribu Mesin IOT DAV 0.2 pada Tahun 2023

Sejalan dengan lonjakan top line, bottom line WIRG pun meroket 187,77% secara tahunan. Dalam periode sembilan bulan pertama tahun 2022, WIRG meraih laba bersih sebesar Rp 34,85 miliar dibandingkan perolehan Rp 12,11 milair pada periode yang sama tahun sebelumnya.

"Kami optimistis dapat mencapai target pertumbuhan pendapatan melampaui persentase pada kuartal III-2022 di akhir tahun 2022. Hal ini in line dengan target perseroan," kata Ira kepada Kontan.co.id, Senin (20/2).

Sementara itu, target pendapatan Rp 4 triliun pada tahun 2023 sudah diestimasikan WIRG sejak akhir tahun lalu. Manajemen WIRG pun belum mengubah target tersebut, sembari terus menganalisa peluang-peluang baru yang lebih menguntungkan.

"Sejauh ini target kami masih sama, dan kami akan terus menganalisa segala kemungkinan maupun peluang yang bisa memberikan kontribusi positif ke depannya," imbuh Ira.

WIRG menyiapkan sejumlah strategi untuk mencapai pertumbuhan di semua lini bisnisnya. Baik dari sisi project based, transaksi commerce via platform, maupun pendapatan dari advertising dan sponsorship.

Pertama, WIRG akan menambah jumlah unit DAV di berbagai lokasi airport dan public places untuk meningkatkan jaringan serta penetrasi coverage area yang lebih luas. DAV merupakan platform IoT yang menyediakan layanan periklanan kreatif dengan teknologi augmented reality.

Kedua, menambah dan meningkatkan fitur-fitur di dalam platform untuk mendukung bisnis dan ekspansi dari para mitra WIRG. 

Ketiga, meningkatkan jumlah kerja sama dengan partner pada platform WIRG.

Keempat, sinergi antar bisnis unit untuk saling mendukung dan meningkatkan cross-selling. Di samping itu, arah WIRG dalam jangka waktu menengah tetap sejalan dengan pengembangan yang sedang dilakukan, ditambah dengan pengembangan metaverse.

Baca Juga: WIR Asia (WIRG) Berkolaborasi dengan Eiger pada Ajang WEF 2023 di Swiss

"Landscape kami saat ini sudah merupakan sebuah ekosistem yang saling mendukung, dimana platform tersebut nantinya juga akan menjadi bagian ekosistem dari metaverse," terang Ira.

Mengenai kebutuhan belanja modal (capex) untuk tahun ini, Ira belum merinci nilainya. Dia hanya menyampaikan, kebutuhan dan penggunaan capex mayoritas akan dipakai untuk pengembangan jaringan dan utilisasi platform. 

"Perseroan sudah memiliki rencana capex, namun akan disampaikan dalam waktu dekat bersamaan dengan penyampaian rencana perusahaan untuk tahun 2023," tandas Ira.

Rekomendasi Saham

Proyeksi pendapatan WIRG di level Rp 4 triliun melebihi ekspektasi analis. Muhammad Farras Farhan, Analis Samuel Sekuritas Indonesia masih memberikan estimasi yang konservatif untuk pertumbuhan pendapatan WIRG pada tahun ini.

Farras memproyeksikan kinerja WIRG akan tumbuh, setidaknya bisa mengamankan pendapatan Rp 2,4 triliun. 

"Kami yakin WIRG dapat mencapainya dengan landasan peningkatan penjualan dari business mind stores dan DAV yang akan mendorong pendapatan," jelas Farras kepada Kontan.co.id, Selasa (21/2).

Sedangkan untuk bisnis metaverse, ke depan memang punya prospek yang cerah. Namun, implementasinya masih memerlukan waktu yang relatif panjang. Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya punya pandangan serupa.

Menimbang media digital di Indonesia yang berkembang pesat, prospek bisnis WIRG menarik untuk jangka panjang. 

"Namun masih perlu mencermati keberhasilan adaptasinya dan perlu waktu untuk penerapan teknologi ini pada berbagai aspek yang lebih luas," ujar Cheril.

Cheril menyarankan hold saham WIRG dengan target harga di area Rp 175. Sedangkan Farras masih menyematkan rekomendasi buy dengan target harga pada level Rp 250.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi