Wisata Labuan Bajo Tetap Normal Pasca Gempa NTT, Kunjungan Diprediksi Turun 10%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivitas wisata di Labuan Bajo masih berjalan normal pasca gempa yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Asita Budijanto Ardiansjah yang mengatakan, aktivitas wisata di Labuan Bajo hanya mengalami sedikit penurunan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak gempa serta mitigasi yang diperlukan. “Wisata di labuan baji berjalan normal walaupun terjadi sedikit penurunan aktivitas,” ujar Budijanto kepada Kontan, Senin (17/8/2026).

Menurut dia, penundaan perjalanan wisata memang terjadi setelah gempa, namun belum dalam skala besar. Kondisi tersebut didukung oleh tidak adanya aktivitas gempa susulan dalam skala besar serta tetap beroperasinya bandara. Sehingga aktivitas pariwisata tetap berjalan dengan baik dalam pengawasan BNPB daerah.


Baca Juga: Prabowo Sebut Satu Desa Idealnya Miliki 1 MW PLTS, Begini Respon AESI

Budijanto juga berharap kawasan wisata di sekitar Ende, termasuk kawasan Kelimutu, tidak mengalami kerusakan akibat gempa. Sementara itu, dampak terhadap Labuan Bajo disebut relatif kecil.

Lebih lanjut, Asita memperkirakan dampak gempa terhadap kunjungan wisatawan dalam jangka pendek masih dapat ditekan. Dengan mitigasi yang berjalan baik, Budijanto berharap penundaan kunjungan wisatawan tidak lebih dari 10%. "Dan bisa segera notmal kembali dalam waktu 1 atau 2 bulan ke depan," tambahnya. 

Untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata, Asita meminta pemerintah dan pemangku kepentingan perlu segera memperbaiki fasilitas yang mengalami kerusakan serta memperkuat mitigasi bencana. Informasi mengenai kondisi terkini di NTT juga perlu disampaikan secara berkala kepada masyarakat dan wisatawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News