SURABAYA. Gedung Wisma Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) di Jalan Thamrin 53 Jakarta Pusat yang terbakar Senin (9/3), akan dirobohkan lalu dibangun baru setinggi 40 lantai. "Gedung rencananya akan dirobohkan dan dibangun baru, bukan renovasi. Ini juga berdasarkan rekomendasi Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspinas)," ujar pemilik gedung Wisma Kosgoro Hayono Isman, kepada wartawan di sela Muspinas Kosgoro yang berlangsung 24-25 Maret di Surabaya, Jatim, Rabu (25/3). Salah satu alasan pembangunan baru wisma yang berdiri sejak 1974 di atas tanah pemberian Presiden Soekarno tersebut, karena ingin menumbuhan semangat gotong royong dan tidak ingin melihat gedung kalah bersaing dengan "pencakar langit" lainnya.
Wisma Kosgoro akan dirubuhkan, lalu dibangun baru
SURABAYA. Gedung Wisma Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) di Jalan Thamrin 53 Jakarta Pusat yang terbakar Senin (9/3), akan dirobohkan lalu dibangun baru setinggi 40 lantai. "Gedung rencananya akan dirobohkan dan dibangun baru, bukan renovasi. Ini juga berdasarkan rekomendasi Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspinas)," ujar pemilik gedung Wisma Kosgoro Hayono Isman, kepada wartawan di sela Muspinas Kosgoro yang berlangsung 24-25 Maret di Surabaya, Jatim, Rabu (25/3). Salah satu alasan pembangunan baru wisma yang berdiri sejak 1974 di atas tanah pemberian Presiden Soekarno tersebut, karena ingin menumbuhan semangat gotong royong dan tidak ingin melihat gedung kalah bersaing dengan "pencakar langit" lainnya.