WOM Finance Catat Total Aset Rp 7,37 Triliun per Akhir 2025



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) mencatatkan peningkatan total aset per akhir 2025.

Presiden Direktur WOM Finance Djaja Suryanto Sutandar mengatakan total aset perusahaan menjadi sebesar Rp 7,37 triliun per akhir 2025.

"Nilainya meningkat 6,08%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," ungkapnya dalam keterangan resmi, Selasa (24/2/2026).


Jika menilik berdasarkan laporan keuangan, penopang terbesar total aset perusahaan berasal dari piutang pembiayaan multiguna yang berkontribusi sebesar Rp 3,12 triliun per akhir 2025. Diikuti, piutang pembiayaan investasi sebesar Rp 2,46 triliun.

Baca Juga: Pembiayaan WOM Finance Capai Rp 1,80 Triliun Sepanjang 2025

Hingga akhir 2025, Djaja menyampaikan WOM Finance telah mencatatkan realisasi penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp 5,94 triliun. Nilainya mengalami peningkatan 9,35%, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Adapun total ekuitas perusahaan tercatat sebesar Rp 1,98 triliun, atau tumbuh sebesar 4,81% secara Year on Year (YoY). Sementara itu, WOM Finance mencatatkan laba bersih sebesar Rp 142,55 miliar, dengan Return on Assets (ROA) sebesar 2,41% dan Return on Equity (ROE) sebesar 7,45%.

Djaja menambahkan WOM Finance secara konsisten menjaga kualitas pembiayaan dengan baik sepanjang 2025. Dia mengatakan hal itu tercermin dari rasio Non Performing Financing (NPF) Gross yang tercatat sebesar 2,17%, dengan NPF Net sebesar 0,95%.

Djaja menyampaikan pengelolaan risiko yang disiplin, serta penerapan strategi bisnis yang tepat menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan perusahaan. 

"Oleh karena itu, capaian tersebut menjadi fondasi yang kuat untuk melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya,” ujar Djaja.

Lebih lanjut, Djaja tak memungkiri sepanjang 2025 terdapat tantangan dari sisi pasar dan persaingan yang semakin kompetitif di industri pembiayaan. Dalam menanggapi kondisi tersebut, dia menyebut WOM Finance secara konsisten menjalankan strategi bisnis yang terarah, antara lain melalui pengembangan layanan digital, serta melakukan ekspansi secara selektif di wilayah-wilayah potensial. 

Baca Juga: Fokus Asuransi Umum, Maipark Targetkan Premi Tumbuh di Tahun 2026

"Langkah-langkah strategis itu juga merupakan wujud komitmen WOM Finance untuk memberikan akses terhadap produk perusahaan pembiayaan kepada masyarakat secara lebih luas dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," tuturnya.

Direktur Keuangan WOM Finance Cincin Lisa Hadi menambahkan perusahaan telah melaksanakan berbagai langkah strategi untuk memperkuat struktur pendanaan sepanjang 2025. Dia menyebut hal itu tercermin dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap II Tahun 2025 sebesar Rp 1,50 triliun melalui mekanisme Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB), serta perolehan fasilitas pinjaman kredit dari perbankan sebesar Rp 1,65 triliun.

Ke depannya, Cincin menyampaikan bahwa WOM Finance tetap optimistis mempertahankan kinerja positif melalui pengembangan layanan digital, penerapan strategi bisnis yang tepat, peningkatan kualitas pembiayaan, efisiensi biaya, serta penguatan jaringan bisnis. 

Di tengah dinamika pasar dan perubahan perilaku konsumen, dia bilang WOM Finance akan terus menyesuaikan strategi bisnis secara adaptif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang disiplin.

"Strategi tersebut diharapkan makin memperkuat fundamental operasional, serta menjaga posisi WOM Finance di industri pembiayaan," kata Cincin.

Selanjutnya: Marak Aksi Akusisi Emiten, Intip Prospek Kinerjanya dari Analis

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Lengkap untuk Kota Padang, Jangan Salah Waktu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News