KONTAN.CO.ID - Pada perdagangan Rabu (8/4/2026), won Korea Selatan dan baht Thailand tercatat sebagai mata uang Asia yang menguat paling signifikan terhadap dolar AS, menyusul optimisme pasar setelah gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran. Baca Juga: Dolar Melemah Rabu (8/4), Mata Uang Lain Menguat Setelah Gencatan Senjata Trump-Iran Melansir Reuters, berikut pergerakan mata uang utama Asia terhadap dolar AS pada pukul 02:08 GMT:
- Won Korea Selatan: 1.478,10 per dolar, naik 1,55% dari sehari sebelumnya 1.501
- Baht Thailand: 32,080 per dolar, menguat 1,18% dari 32,46
- Yen Jepang: 158,33 per dolar, naik 0,81%
- Dolar Singapura: 1,275 per dolar, naik 0,59%
- Dolar Taiwan: 31,797 per dolar, naik 0,53%
- Peso Filipina: 59,510 per dolar, naik 1,16%
- Rupiah Indonesia: 16.995 per dolar, naik 0,56%
- Rupee India: 93,008 per dolar, stabil
- Ringgit Malaysia: 3,987 per dolar, naik 1,03%
- Yuan China: 6,832 per dolar, naik 0,43%
- Won Korea Selatan: turun 2,61% dari 1.439,50
- Baht Thailand: turun 1,96% dari 31,45
- Rupiah Indonesia: turun 1,91% dari 16.670
- Rupee India: turun 3,37% dari 89,87Yen Jepang: turun 1,06% dari 156,65
- Sementara Yuan China justru menguat 2,28% dari 6,9879 dan Ringgit Malaysia naik 1,73% dari 4,056