TOKYO. Otot mata uang negara-negara berkembang di kawasan Asia mengendur di hadapan dollar Amerika Serikat (AS), Senin (9/11). Dipicu meningkatnya spekulasi kenaikan suku bunga The Fed pasca solidnya data ketenagakerjaan Negeri Paman Sam tersebut. Won Korea Selatan dan ringgit Malaysia merosot lebih dari satu persen, sedangkan rupiah Indonesia turun karena imbas dari melemahnya perdagangan China. Won turun 1,3% terhadap dollar, sementara ringgit turun 1,3% dan rupiah turun 0,7%. Dalam penawaran lain, dollar Singapura turun tipis 0,1%, baht Thailand 0,2% lebih rendah dan dollar Taiwan juga turun 0,2%.
Won Korea dan ringgit jatuh lebih dari 1%
TOKYO. Otot mata uang negara-negara berkembang di kawasan Asia mengendur di hadapan dollar Amerika Serikat (AS), Senin (9/11). Dipicu meningkatnya spekulasi kenaikan suku bunga The Fed pasca solidnya data ketenagakerjaan Negeri Paman Sam tersebut. Won Korea Selatan dan ringgit Malaysia merosot lebih dari satu persen, sedangkan rupiah Indonesia turun karena imbas dari melemahnya perdagangan China. Won turun 1,3% terhadap dollar, sementara ringgit turun 1,3% dan rupiah turun 0,7%. Dalam penawaran lain, dollar Singapura turun tipis 0,1%, baht Thailand 0,2% lebih rendah dan dollar Taiwan juga turun 0,2%.