KONTAN.CO.ID – JAKARTA. World Bank alias Bank Dunia menilai Indonesia sulit keluar dari jebakan status negara berpendapatan menengah atau midlle income-trap, jika tidak melakukan reformasi struktural yang lebih dalam pada iklim usaha dan investasinya. Lead Country Economist World Bank untuk Indonesia dan Timor Leste, David Knight menyampaikan, Indonesia mustahil naik kelas menjadi negara berpendapatan tinggi, meskipun Indonesia telah mencatat kemajuan signifikan dan menunjukkan kinerja ekonomi yang cukup baik. Pasalnya masih terdapat sejumlah tantangan mendasar, terutama terkait kualitas lingkungan usaha. “Indonesia telah membuat banyak kemajuan. Namun, jika melihat berbagai prasyarat pertumbuhan, khususnya yang berkaitan dengan kualitas iklim bisnis, Indonesia masih tertinggal pada banyak indikator,” ujar David dalam agenda Indonesia Economic Summit di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
World Bank : Indonesia Sulit Keluar dari Negara Berpendapatan Menengah, Ini Alasannya
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. World Bank alias Bank Dunia menilai Indonesia sulit keluar dari jebakan status negara berpendapatan menengah atau midlle income-trap, jika tidak melakukan reformasi struktural yang lebih dalam pada iklim usaha dan investasinya. Lead Country Economist World Bank untuk Indonesia dan Timor Leste, David Knight menyampaikan, Indonesia mustahil naik kelas menjadi negara berpendapatan tinggi, meskipun Indonesia telah mencatat kemajuan signifikan dan menunjukkan kinerja ekonomi yang cukup baik. Pasalnya masih terdapat sejumlah tantangan mendasar, terutama terkait kualitas lingkungan usaha. “Indonesia telah membuat banyak kemajuan. Namun, jika melihat berbagai prasyarat pertumbuhan, khususnya yang berkaitan dengan kualitas iklim bisnis, Indonesia masih tertinggal pada banyak indikator,” ujar David dalam agenda Indonesia Economic Summit di Jakarta, Selasa (3/2/2026).