JAKARTA. Pemerintah Indonesia akan memanfaatkan perhelatan World Economic Forum (WEF) Asia Timur pada April mendatang untuk menarik investor asing. Apalagi dalam kepemimpinan presiden Joko Widodo (Jokowi) pembangunan sektor infrastruktur lebih di genjot. Direktur Jenderal Kerjasama Perdagangan Indonesia (KPI) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Bachrul Chairi mengatakan, dalam lima tahun mendatang jumlah investasi di sektor infrastruktur dapat mencapai Rp 530 triliun. Padahal, APBN yang tersedia hanya mampu menyediakan Rp 129 triliun. "Sehingga sekitar Rp 400 triliun itulah yang harus ditawarkan ke swasta," kata Bachrul, Rabu (18/2). Dalam World Economic Forum, setidaknya akan dihadiri oleh 650 partisipan, dari 20 negara. Peserta dari kegiatan ini adalah para CEO perusahaan kelas dunia yang memiliki kapital yang besar dalam investasinya.
World Economic Forum untuk promosi infrastruktur
JAKARTA. Pemerintah Indonesia akan memanfaatkan perhelatan World Economic Forum (WEF) Asia Timur pada April mendatang untuk menarik investor asing. Apalagi dalam kepemimpinan presiden Joko Widodo (Jokowi) pembangunan sektor infrastruktur lebih di genjot. Direktur Jenderal Kerjasama Perdagangan Indonesia (KPI) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Bachrul Chairi mengatakan, dalam lima tahun mendatang jumlah investasi di sektor infrastruktur dapat mencapai Rp 530 triliun. Padahal, APBN yang tersedia hanya mampu menyediakan Rp 129 triliun. "Sehingga sekitar Rp 400 triliun itulah yang harus ditawarkan ke swasta," kata Bachrul, Rabu (18/2). Dalam World Economic Forum, setidaknya akan dihadiri oleh 650 partisipan, dari 20 negara. Peserta dari kegiatan ini adalah para CEO perusahaan kelas dunia yang memiliki kapital yang besar dalam investasinya.