Wow, laba Jiwasraya melesat 387%



JAKARTA. Laba PT Asuransi Jiwasraya (Persero) melesat 387,10%, yakni dari Rp 31 miliar di kuartal ketiga tahun lalu menjadi sebesar Rp 151 miliar di periode yang sama tahun ini. Pertumbuhan laba salah satunya ditopang oleh hasil investasi perseroan.

Harry Prasetyo, Direktur Keuangan Jiwasraya mengatakan, pada periode yang sama, hasil investasi perseroan tumbuh 24% dari Rp 806 miliar menjadi Rp 1 triliun. Walhasil, dana investasi semakin bengkak mencapai Rp 15,2 triliun.

“Selain itu, bisnis bertumbuh yang tercermin dari kenaikan premi sebesar 25% menjadi Rp 4 triliun, pertumbuhan terutama ditopang oleh nasabah korporasi. Dengan peningkatan klaim cukup terjaga di 6,9%,” ujarnya pada acara syukuran Jiwasraya, Senin (13/10) malam.


Selain itu, sambung dia, Jiwasraya juga baru saja terbebas dari lilitan utang sebesar Rp 6,7 triliun. Ini merupakan utang warisan yang diselesaikan perseroan pelat merah tersebut dalam waktu empat tahun. Penyelesaian utang dilakukan melalui pola reasuransi dengan menggandeng mitra.

Adapun, Jiwasraya menggandeng mitra perusahaan dari Amerika Serikat pada tahun 2009 silam untuk menyelesaikan permasalahan cadangan premi yang menjadi kewajiban perseroan. “Penyelesaian utang telah mengangkat beban keuangan kami,” terang dia.

Kendati labanya tumbuh sangat tinggi. Jiwasraya sendiri menargetkan mengantongi laba sebesar Rp 450 miliar sampai akhir tahun. Angka itu tentu jauh dari realisasi sampai September 2014. Namun, jangan khawatir. Trennya, pembayaran premi banyak terjadi di kuartal keempat.

“Kami kira, target laba Rp 450 miliar akan tercapai. Karena, target premi pun mencapai Rp 8 triliun sampai akhir tahun. Selain itu, banyak pembayaran premi nasabah korporasi baru dilakukan jelang akhir tahun. Jadi, kami tetap optimis,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie