Wow, pengusaha Indonesia punya saham di klub Liga Inggris



KONTAN.CO.ID - Santini Group, induk usaha asal Indonesia yang bergerak di lini bisnis perangkat otomotif, properti, infrastruktur, distributor, dan manajemen jasa, resmi bekerjasama dengan klub asal Inggris, Tranmere Rovers.

Pengumuman kongsi itu terpampang dalam laman resmi Tranmere Rovers, Selasa (3/9). "Dengan senang hati mengumumkan, bahwa kami hari ini telah menyetujui kesepakatan untuk menerbitkan saham baru di klub kepada investor eksternal," tulis pernyataan Tranmere Rovers.

"Mereka akan memiliki saham minoritas di klub," lanjut pernyataan tersebut. Santini Group akan menjadi salah satu pemegang saham klub Inggris yang bermarkas di Prenton Park itu.


Informasi saja, Tranmere Rovers berdiri pada 1884 silam dan berbasis di Birkenhead, Wirral. Saat ini, mereka bermain di League One, kasta ketiga dalam sistem liga bola Inggris.

Baca Juga: Klub Inggris borong nominasi tiga pelatih terbaik FIFA

Sebelum kesepakatan terjadi, kedua belah pihak telah bertemu di Wirral, Inggris, dan di Indonesia. Kerjasama yang terjalin memungkinkan Santini Group membantu berbagai proyek yang sedang klub itu bangun. Misalnya, peningkatan kualitas lapangan akademi dan penguatan sinyal Wi-Fi di stadion.

Suntikan dana dari kelompok usaha yang dimiliki tiga bersaudara, Wandi, Lukito, Paulus Wanandi, ini juga bisa membantu meningkatkan kondisi keuangan klub. Bukan itu saja, Santini Group akan membantu Tranmere Rovers untuk mengembangkan pasar internasional, termasuk Asia.

Baca Juga: Ibrahimovic: Jika MU membutuhkan, saya masih layak bermain di Liga Inggris

Tujuannya adalah, untuk membawa Tranmere Rovers bukan hanya sekadar klub sepak bola. Tapi, menjadi klub yang memiliki nilai tawar yang strategis.

Santini GroupĀ akan berhubungan langsung dengan Mark Palios dan Nicola Palios yang menjabat sebagai chairman dan vice chairman Tranmere Rovers.

Penulis: Faishal Raihan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengusaha Indonesia Miliki Saham di Klub Liga Inggris"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: S.S. Kurniawan