WTON suplai tunnel segment buat MRT Rp 190 M



KARAWANG. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) melalui anak usahanya PT Wijaya Karya Komponen Beton (WIKA COBE) melakukan pengiriman perdana produk tunnel segment untuk proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta.

Wika Cobe menyuplai produk tunnel segmen untuk proyek MRT tahap pertama yang menghubungkan kawasan Lebak Bulus - Blok M -Bundaran HI.

Bambang Legowo, Direktur Utama Wika Cobe mengatakan nilai kontrak untuk proyek MRT tahap satu mencapai Rp 190 miliar. " Itu untuk paket CP 104 dan CP 105 serta paket CP 106," katanya dalam acara simbolis pengiriman perdana produk tunnel segment di Karawang, Selasa (15/9).


Bambang menjelaskan, pengiriman perdana ini dilakukan untuk pengerjaan MRT bawah tanah Patung Pemuda paket CP 104 dan CP1 105. Produksi tunnel segmen ini untuk dua paket ini telah dimulai sejak Maret lalu.

Sementara produksi tunnel Segment untuk paket CP 106 baru dimulai bulan September ini. Produksi untuk ketiga paket tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2016.

Bambang menambahkan, untuk tunnel segmen untuk pengerjaan MRT bawah tanah paket CP 104 dan CP 105 akan diproduksi sebanyak 3.540 ring. Sementara untuk CP 106 akan diproduksi sebanyak 1.860 ring.

Simbolisasi pengiriman tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta, Dono Boestami dan Direktur Utama WTON Wilfred Singkali dan Direktur Utama PT Komponindo Betonjaya, Tomonari Kato.

Produk tunnel segment tersebut akan mulai digunakan bersamaan dengan pengoperasian perdana mesin bor bawah tanah proyek MRT yang akan dilakukan presiden.

Wika Cobe memproduksi pracetak tunnel segment dengan diameter 6,05 meter dan panjang 1,5 meter untuk memenuhi kebutuhan tunnel segment pada tiga paket konstruksi bawah tanah proyek MRT.

Bambang mengklaim, Wika Cobe merupakan perusahaan Beton pracetak pertama yang mampu memproduksi tunnel segment sesuai dengan kualifikasi dan standar mutu tinggi yang diisyaratkan konsultan Jepang.

Sementara WTON sendiri juga menyuplai produk beton pracetak lain untuk proyek MRT di antaranya box ginder untuk konstruksi layang paket 101 dan 102. Konstruksi ini akan menghubungkan Lebak Bulus dan Cipete.

Sebagai tambahan, Wika Cobe merupakan perusahaan join venture antara WTON dan perusahaan jepang PT Komponindo Betonjaya (KOBE). WTON memiliki porsi 51% dan 49% sisanya digenggam KOBE.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto