KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) lagi-lagi kembali terjadi. Kini giliran perusahaan fintech payment gateway Xendit yang mengurangi 5% karyawannya di Indonesia dan Filipina. Chief Operating Officer Xendit Tessa Wijaya menyampaikan bahwa Xendit selalu mencoba untuk menyiapkan rencana bisnis terbaik namun situasi makro ekonomi yang tidak menentu saat ini memaksa pihaknya untuk melakukan penyesuaian struktur dan sumber daya tim. "Hal ini didasarkan pada strategi bisnis yang progresif melihat situasi ke depan, dan telah melalui pertimbangan yang komprehensif untuk memastikan bahwa kami siap dalam menghadapi tantangan dan peluang di masa depan," kata Tessa dalam siaran pers, Selasa (4/10).
Xendit Lakukan PHK Terhadap 5% Karyawannya di Indonesia dan Filipina
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) lagi-lagi kembali terjadi. Kini giliran perusahaan fintech payment gateway Xendit yang mengurangi 5% karyawannya di Indonesia dan Filipina. Chief Operating Officer Xendit Tessa Wijaya menyampaikan bahwa Xendit selalu mencoba untuk menyiapkan rencana bisnis terbaik namun situasi makro ekonomi yang tidak menentu saat ini memaksa pihaknya untuk melakukan penyesuaian struktur dan sumber daya tim. "Hal ini didasarkan pada strategi bisnis yang progresif melihat situasi ke depan, dan telah melalui pertimbangan yang komprehensif untuk memastikan bahwa kami siap dalam menghadapi tantangan dan peluang di masa depan," kata Tessa dalam siaran pers, Selasa (4/10).