XGraphics Bidik Segmen Premium lewat Teknologi Cetak Digital ChromaLuxe



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT XGraphics memperkenalkan teknologi cetak digital premium ChromaLuxe sebagai strategi memperluas pasar layanan percetakan bernilai tambah tinggi. Inovasi tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan industri kreatif, packaging, hingga branding yang kini semakin mengutamakan kualitas visual dan pengalaman fisik pada produk cetak.

Peluncuran teknologi tersebut dilakukan dalam ajang XG Connect 2026. CEO XGraphics Harjanto Sudarsono mengatakan, kehadiran ChromaLuxe merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan solusi percetakan yang tidak hanya mengandalkan hasil visual, tetapi juga memberikan pengalaman multisensori melalui tekstur, dimensi, hingga efek kilau pada hasil cetak.

"Berdiri sejak 1972, XGraphics terus berkomitmen menjadi mitra strategis bagi pelanggan dengan menghadirkan inovasi yang mengikuti perkembangan teknologi industri percetakan. Melalui XG Connect, kami ingin memperkenalkan teknologi terbaru yang dapat mendukung kebutuhan pelanggan," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (1/7/2026).


Baca Juga: Digital Realty Bersama Beberkan Ekspansi Bisnis Data Center di Kuartal I-2026

Menurut Harjanto, perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat mengonsumsi informasi dan konten visual. Di tengah derasnya arus konten digital, media cetak dinilai masih memiliki ruang untuk berkembang, terutama pada segmen yang membutuhkan kualitas visual tinggi dan pengalaman yang lebih personal.

Ia menilai konsumen kini tidak lagi hanya mengejar tampilan visual yang menarik, tetapi juga menginginkan pengalaman yang lebih utuh melalui detail warna, tekstur, hingga kualitas material yang dapat disentuh secara langsung.

"Media cetak bukan lagi sekadar medium yang tergantikan teknologi digital. Saat ini karya cetak berevolusi menjadi simbol pengalaman yang lebih personal dan menghadirkan nilai tambah yang tidak dapat diperoleh melalui layar digital," katanya.

Teknologi ChromaLuxe dikembangkan melalui kolaborasi dengan teknologi mesin cetak digital dari Konica Minolta. Teknologi ini menawarkan tiga pilihan finishing premium, yakni ChromaVarnish yang menghadirkan efek kilau dan emboss, ChromaFoil dengan efek foil multidimensi, serta ChromaSense yang memberikan tekstur pada permukaan hasil cetak.

Baca Juga: Penggunaan e-Meterai Meningkat, Peruri Perkuat Legalitas Dokumen Digital

Selain ChromaLuxe, XGraphics juga memperkenalkan teknologi cetak CMYK dengan tambahan tinta Orange, Violet, dan Green (OVG) untuk memperluas spektrum warna. Perusahaan turut menghadirkan tinta Neon Pink dari Heidelberg yang ditujukan untuk menghasilkan warna lebih cerah pada kebutuhan branding dan packaging premium.

Harjanto menilai perkembangan tersebut akan membuka peluang baru bagi industri percetakan, terutama untuk kebutuhan kemasan premium, label produk, hingga karya seni cetak.

"Kehadiran ChromaLuxe dan teknologi tinta terbaru menandai babak baru lahirnya packaging premium, label berkualitas tinggi, hingga art print yang lebih eksklusif. Seiring berkembangnya industri kreatif, kami melihat pengalaman fisik yang autentik akan semakin dicari konsumen," ujarnya.

Sebagai bagian dari peluncuran teknologi tersebut, XGraphics menggandeng sejumlah seniman visual Indonesia, seperti Popo Mangun, Kathrin Honesta, Mahendra Nazar, Misha, dan Rukmunal Hakim. Karya mereka ditampilkan menggunakan berbagai teknik finishing ChromaLuxe untuk menunjukkan penerapan teknologi tersebut pada produk seni dan komunikasi visual.

Melalui inovasi ini, XGraphics membidik pertumbuhan permintaan dari sektor fotografi, luxury retailhospitality, desain interior, hingga industri kreatif yang membutuhkan hasil cetak premium sebagai bagian dari strategi komunikasi merek.

Baca Juga: Adopsi Kecerdasan Buatan Meningkat, Infrastruktur Digital Menjadi Kunci

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: