Xi Jinping dan Vladimir Putin Lakukan Panggilan Video, Ini Isinya



KONTAN.CO.ID - BEIJING. Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin sama-sama memuji hubungan antara kedua negara selama panggilan video pada hari Rabu (5/2/2026) yang diadakan menjelang peringatan empat tahun perang Moskow di Ukraina.

Putin mengatakan, hubungan Moskow-Beijing merupakan faktor penstabil yang penting di tengah meningkatnya gejolak global, dalam siaran televisi pemerintah Rusia tentang pembicaraan tersebut.

Xi, berbicara melalui seorang penerjemah, menyerukan agar kedua negara menyusun "rencana besar" untuk memajukan hubungan bilateral yang menurutnya telah berkembang ke arah yang benar.


China dan Rusia mendeklarasikan kemitraan strategis "tanpa batas" beberapa hari sebelum Putin mengirim puluhan ribu pasukan ke Ukraina pada Februari 2022.

Baca Juga: Kremlin Angkat Bicara Terkait Rencana India Diversifikasi Pasokan Minyak

Sejak saat itu, China telah muncul sebagai jalur ekonomi penting bagi Rusia dengan meningkatkan perdagangan dengan negara tetangga di utara sementara kekuatan Barat memberlakukan sanksi terhadap Moskow.

Xi dan Putin terakhir bertemu di Beijing ketika China menggelar parade militer besar-besaran pada bulan September yang juga dihadiri oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Selama pertemuan itu, Xi mengatakan hubungan China-Rusia telah "bertahan menghadapi gejolak internasional" dan berjanji untuk berkoordinasi dengan Moskow mengenai isu-isu yang menyangkut kepentingan inti mereka.

Ukraina dan Eropa menuduh Beijing memberikan "bantuan militer langsung" kepada upaya perang Rusia. Beijing membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa mereka "bukan pihak dalam konflik tersebut."

Pada hari Selasa, diplomat senior kedua negara bertemu di Beijing untuk membahas situasi keamanan global dan isu-isu lainnya dan mencapai "konsensus luas," kata Kementerian Luar Negeri China. 

Selanjutnya: Danantara Mulai Rampingkan BUMN, Ekonom: Harus Tuntas dan Hindari Intervensi Politik

Menarik Dibaca: Dorong Inovasi Sejak Dini, Sampoerna Academy Gelar Rangkaian STEAM 2026