Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra Rilis di Indonesia 3 Maret, Intip Perbedaannya



KONTAN.CO.ID - Xiaomi Indonesia mengonfirmasi bahwa mereka akan mendatangkan Xiaomi 17 Series pada 3 Maret 2026. Berdasarkan teaser yang muncul, Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra adalah dua produk yang dibawa.

Setelah lebih dulu diperkenalkan di China pada akhir tahun 2025, Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra akhirnya melenggang ke pasar global.

Menariknya, ada sejumlah perbedaan antara Xiaomi 17 Series versi China dan Global. Berikut adalah ulasannya.


Baca Juga: Perbandingan Samsung Galaxy S26 Ultra dan S25 Ultra: Sejauh Apa Peningkatannya?

Spesifikasi & Harga Xiaomi 17

Xiaomi 17 versi standar ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Menariknya, Xiaomi 17 versi global justru membawa baterai lebih besar, yakni 6.330mAh (versi China 7.000mAh).

Pengisian dayanya bahkan lebih tinggi dari Ultra, yaitu 100W wired charging dengan dukungan PPS, 50W wireless charging, serta 22,5W reverse charging.

Perangkat ini menawarkan dimensi yang lebih ringkas dengan layar 6,3 inci LTPO beresolusi adaptif 1-120Hz.

Untuk fotografi, Xiaomi 17 mengandalkan sensor utama 50MP Light Fusion 950 berukuran 1/1,31 inci. Modul telefoto 50MP dengan lensa 2,6x (60mm) mendukung mekanisme floating lens yang memungkinkan pemotretan makro hingga jarak 10cm.

Sementara kamera ultra-wide 50MP menawarkan sudut 102 derajat, dan kamera depan 50MP dengan sudut 90 derajat.

Xiaomi 17 menggunakan rangka aluminium 6M42, kaca Xiaomi Shield di bagian depan, serta finishing matte glass di belakang. Pilihan warnanya meliputi Ice Blue, Alpine Pink, Black, dan warna baru Venture Green.

Harga global Xiaomi 17 dimulai dari €999 atau sekitar Rp 19,8 jutaan untuk varian 12GB/256GB.

Baca Juga: Spesifikasi & Harga iQOO 15R Indonesia: Cocok untuk Gaming, Harga Rp 7 Jutaan

Spesifikasi & Harga Xiaomi 17 Ultra

Sama dengan versi standar, Xiaomi 17 Ultra juga bekerja denga chipset Android terbaik saat ini, Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Model ini dibekali sensor utama 50MP berukuran 1 inci Light Fusion 1050L yang mendukung teknologi LOFIC HDR dan sejumlah peningkatan pemrosesan gambar.

Xiaomi menyematkan kamera telefoto 200MP dengan sensor 1/1,4 inci. Lensa variabelnya mampu bergerak mulus antara focal length 75mm hingga 100mm.

Di bagian belakang juga terdapat kamera ultra-wide 50MP dengan sudut pandang 115 derajat, serta kamera depan 50MP untuk kebutuhan selfie dan video call.

Dari sisi perekaman video, Xiaomi 17 Ultra mendukung Dolby Vision dan perekaman Log hingga resolusi 4K 120fps, menjadikannya salah satu ponsel flagship dengan fitur videografi paling lengkap saat ini.

Secara desain, bodinya kini lebih ramping dengan ketebalan 8,3mm, lebih tipis dibanding pendahulunya yang mencapai 9,4mm.

Varian warna Starlit Green hadir dengan efek kilau mineral, sementara opsi Black dan White menggunakan material komposit fiberglass.

Layar Xiaomi 17 Ultra juga membesar menjadi 6,9 inci LTPO. Resolusinya memang sedikit berubah menjadi 1.200 x 2.608 piksel, namun panel ini menggunakan teknologi HyperRGB dengan full RGB stripe. Lapisan pelindung Xiaomi Shield Glass 3.0 diklaim 30% lebih tahan benturan.

Versi global Xiaomi 17 Ultra dibekali baterai 6.000mAh, lebih kecil dari 6.800mAh pada versi China. Pengisian dayanya mendukung 90W wired charging (PPS), 50W wireless charging, serta 22,5W reverse wired charging.

Di pasar global, Xiaomi 17 Ultra dipasarkan mulai €1.499 atau sekitar Rp 29,7 jutaan  untuk konfigurasi 16GB/512GB.

Baca Juga: Rilis 5 Maret, Harga Huawei Mate X7 Indonesia Diprediksi Tembus Rp 40 Juta?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News