XL Axiata (EXCL) Fokus Ekspansi Jaringan di Luar Jawa



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten operator telekomunikasi, PT XL Axiata Tbk (EXCL) akan gencar melakukan ekspansi jaringan terutama di luar Pulau Jawa pada 2023 dan tahun-tahun berikutnya. 

Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, pihaknya menilai Sumatra masih punya potensi yang sangat besar. Apalagi hampir 25% site baru EXCL ada di Pulau Andalas ini. 

"Fokus kami di 2023 dan 2024 adalah daerah Kalimantan dan Sulawesi karena punya potensi yang sangat besar dan power yang lebih baik," papar dia dalam Media Update, Rabu (8/3). 


Baca Juga: Intip Jurus XL Axiata (EXCL) Atur Utang saat Rezim Suku Bunga Tinggi

Gede bilang jaringan XL Axiata di kawasan Maluku dan Papua masih sangat sedikit. Untuk itu, EXCL telah menyiapkan sejumlah rencana untuk meningkatkan jaringan di sana. 

"Untuk Jawa sekarang kami akan mempertebal kapasitasnya. Apalagi ada tahun politik Jakarta trafiknya akan ramai," imbuh Gede. 

Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini menambahkan jaringan di luar Jawa punya peran penting bagi EXCL untuk menentukan pangsa pasar dan Average Revenue Per Unit (APRU) di luar Jawa pun masih lebih tinggi. 

"Di 20223 average revenue gross XL Axiata di Jawa mencapai 9%, tetapi kalau di luar Jawa pertumbuhannya double digit dari belasan hingga di atas 20%," ucapnya. 

Baca Juga: Fokus Refinancing, XL Axiata (EXCL) Bakal Terbitkan Obligasi pada Kuartal III-2023

Untuk itu, Dian berharap tahun ini EXCL dapat meraih pertumbuhan pendapatan mid to high single digit atau minimal sama dengan pertumbuhan industri yang di kisaran 6%-8%. 

Sementara untuk EBITDA margin diharapkan bisa tumbuh 49%. Untuk tahun ini, EXCL mengalokasikan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 8 triliun. 

Menilik laporan keuangan EXCL, emiten halo-halo ini mampu meraup pendapatan sebesar Rp 29,2 triliun atau tumbuh 8,92% secara tahunan di 2022. Dari sisi bottom line, laba bersih XL Axiata mencapai Rp 1,1 triliun. 

EBITDA XL Axiata tumbuh 7% dari periode yang sama tahun sebelumnya  dengan margin 49%, menjadi Rp 14,2 triliun. Lalu, blended ARPU EXCL naik menjadi Rp 39.000 ribu dari Rp 36.000. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati