KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan energi terbarukan, PT Xurya Daya Indonesia (Xurya), menilai pasar jasa pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau engineering, procurement, and construction (EPC) di Indonesia punya ruang pertumbuhan yang besar. Vice President Operations Xurya, Philip Effendy, mengatakan nilai pasar (market size) EPC saat ini diperkirakan mencapai US$ 1,4 miliar atau sekitar Rp 24,3 triliun. "Kami proyeksikan market size EPC dapat mencapai US$ 7,9 miliar setara dengan Rp 133,5 triliun pada 2030 atau meningkat sekitar lima lipat. Hal ini mencerminkan besarnya potensi teknis akan kebutuhan mitra EPC yang berkualitas dan menjadi lokomotif penggerak pertumbuhan industri PLTS Atap dan Non-Atap,“ ungkapnya dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (26/10/2026).
Xurya Proyeksikan Pasar EPC PLTS Capai Rp 133 Triliun pada 2030
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan energi terbarukan, PT Xurya Daya Indonesia (Xurya), menilai pasar jasa pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau engineering, procurement, and construction (EPC) di Indonesia punya ruang pertumbuhan yang besar. Vice President Operations Xurya, Philip Effendy, mengatakan nilai pasar (market size) EPC saat ini diperkirakan mencapai US$ 1,4 miliar atau sekitar Rp 24,3 triliun. "Kami proyeksikan market size EPC dapat mencapai US$ 7,9 miliar setara dengan Rp 133,5 triliun pada 2030 atau meningkat sekitar lima lipat. Hal ini mencerminkan besarnya potensi teknis akan kebutuhan mitra EPC yang berkualitas dan menjadi lokomotif penggerak pertumbuhan industri PLTS Atap dan Non-Atap,“ ungkapnya dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (26/10/2026).
TAG: