Yen Keok, Bursa Asia Segar Bugar



SINGAPURA. Sejumlah sentimen positif turut mendongkrak pergerakan indeks saham Asia pagi ini. Diantaranya, melemahnya nilai yen yang diprediksi akan meningkatkan pendapatan perusahaan dan spekulasi para investor bahwa Amerika Serikat (AS) akan mengumumkan kebijakan baru untuk mengatasi krisis finansial. Sentimen tersebut walhasil melejitkan sejumlah indeks acuan Asia pada hari ini.

Pada pukul 10.17 waktu Tokyo, MSCI Asia Pacific Index naik 0,5% menjadi 82,96. Sementara, indeks Nikke berhasil merangsek naik sebesar 1,8%. Kondisi serupa juga dialami oleh indeks acuan Australia S&P/ASX 200 Index yang melonjak 1,4%.

Beberapa emiten yang mengalami kenaikan saham antara lain Canon Inc. Produsen yang sepertiga penjualannya berasal dari Amerika ini melonjak 3,9% di Tokyo seiring dengan melemahnya nilai yen. Selain itu, Mizuho Financial Group Inc juga melesat 2,9% setelah Departemen Keuangan AS bilang kalau sejumlah kebijakan baru untuk memulihkan perekonomian dari Presiden Barack Obama akan segera diumumkan pada minggu depan.


Di Australua, BHP Billiton Ltd mengalami kenaikan sebesar 0,9%. Perusahaan minyak terbesar Negeri Kanguru ini melonjak setelah harga minyak mentah kembali naik ke level tertinggi dalam satu minggu.

“Adanya depresiasi yen membuat investor senang. Pasalnya, penguatan yen membuat sejumlah perusahaan di jepang memangkas prediksi pendapatannya. Selain itu, investor juga tak sabar menunggu detail pengumuman bailout keuangan,” kata Soichiro Monji, Chief Strategist Daiwa SB Investment Ltd.

Editor: