Yen masih melambung berkat pamor safe haven



KONTAN.CO.ID - Kondisi geopolitik yang memburuk pasca uji coba misil oleh Korea Utara beberapa pekan terakhir mendorong mata uang yen berada di atas angin. Walaupun Bank of Japan tidak banyak mengubah kebijakan ekonomi, yen tetap mampu mempertahankan penguatannya.

Mengutip Bloomberg, Kamis (7/9) pukul 15.40 WIB pasangan EUR/JPY menguat tipis 0,02% ke level 130,19. Kondisi ini sedikit berbalik arah setelah pada pukul 14.00 WIB pasangan dua mata uang itu melemah 0,05% ke level 130,10.

“Kalau melihat sebenarnya pergerakan hari ini range-nya belum besar karena pasar masih menunggu kebijakan moneter yang akan disampaikan Gubernur European Central Bank (ECB) Mario Draghi nanti malam,” terang Putu Agus Pransuamitra, analis PT Monex Investindo Futures kepada KONTAN, Kamis (7/9).


Menurut Putu, kemungkinan ECB belum akan mengambil keputusan untuk mengurangi stimulus apalagi sampai menaikkan suku bunga acuan. Bagaimanapun sekarang ini ECB berkepentingan meredam penguatan euro demi meningkatkan laju inflasi.

Putu menilai, sejauh ini pergerakan yen masih belum banyak dipengaruhi oleh sajian data ekonomi maupun kebijakan bank sentral. Penguatan yen saat ini lebih banyak disokong oleh ketegangan di semenanjung Korea.

Apalagi pada 9 September, Korea Utara dikabarkan akan meluncurkan misil antarbenua untuk memperingati hari kemerdekaan. “Untuk Jumat (8/9), nilai tukar euro masih berpotensi melemah di hadapan yen,” paparnya.

Secara teknikal, pasangan EUR/JPY saat ini harganya berada di atas garis moving average (MA) 50, MA 100 dan MA 200 yang mengindikasikan peluang penguatan. Sinyal serupa juga diperlihatkan indikator relative strength index (RSI) di level 49. Indikator stochastic yang bergerak turun di level 28 dan indikator moving average convergence divergence (MACD) yang bergerak turun malah menunjukkan potensi pelemahan. “Secara teknikal sebenarnya masih mixed tapi tren besar masih bergerak naik,” imbuhnya.

Rekomendasi EUR/JPY: Buy on dips Support: 128,90 – 128,50 – 128,00 Resistance: 131,40 – 131,80 – 132,20

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati