Yield Dividen Saham PJAA 2X Bunga Deposito Bank, Besok (22/4) Cum Date!
Selasa, 21 April 2026 05:10 WIB
Oleh: Adi Wikanto, Chelsea Anastasia | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID JAKARTA. Informasi penting untuk investor yang ingin mendapatkan dividen saham dari PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA). Pembayaran dividen saham PJAA akan memasuki cum date besok Rabu 22 April 2026. Simak rincian dan jadwal pembayaran dividen saham PJAA. Cum dividen date adalah periode akhir suatu saham memiliki hak pembayaran dividen. Investor yang ingin mendapatkan dividen, harus membeli saham tersebut paling lambat saat cum dividen date dan menyimpannya hinggal tanggal pencatatan. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PJAA pada Selasa (14/4/2026) memutuskan pembagian dividen sebesar Rp 26,05 per saham dengan total nilai Rp 41,6 miliar, setara 23,13% dari laba bersih tahun buku 2025.
Sebagai informasi, sepanjang 2025 PJAA membukukan laba bersih sebesar Rp 180,19 miliar dengan pendapatan mencapai Rp 1,121 triliun. Baca Juga: Akuisisi Ramai Dilakukan oleh Sejumlah Emiten, Begini Pandangan Analis Harga saham pada perdagangan Senin 20 April 2026 di level 540, stagnan dibandingkan sehari sebelumnya. Namun sejak awal tahun 2026, harga saham PJAA turun 30 poin. Dengan harga tersebut, yield dividen saham PJAA mencapai 4,8%. Jumlah itu setara dua kali lipat dibandingkan suku bunga deposito bank umum yang hanya 2%-3%. Berikut jadwal pembayaran dividen saham PJAA
Tanggal perdagangan bursa yang memuat dividen tunai (Cum Dividen) di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 22 Apr 26
Tanggal perdagangan bursa tidak memuat dividen tunai (Ex Dividen) di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 23 Apr 26
Tanggal perdagangan bursa yang memuat dividen tunai (Cum Dividen) di Pasar Tunai : 24 Apr 26
Tanggal perdagangan bursa tidak memuat dividen tunai (Ex Dividen) di Pasar Tunai : 27 Apr 26
Tanggal Penentuan Pemegang Saham yang berhak mendapat dividen tunai di dalam rekening Efek (Recording Date): 24 Apr 26
Tanggal Pembayaran dividen tunai : 13 May 26
Tonton: Harga BBM Nonsubsidi Naik, BBM Indonesia Termasuk Paling Murah di ASEAN Ganti Direksi, Perkuat Strategi Bisnis Selain itu, RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus, termasuk pengangkatan Syahmudrian Lubis sebagai Direktur Utama yang baru. Syahmudrian menyampaikan bahwa ke depan perusahaan akan tetap fokus pada inovasi dan efisiensi operasional di tengah tantangan ekonomi global. Strategi tersebut mencakup digitalisasi layanan tiket, peningkatan fasilitas, serta pengembangan konten dan event tematik. “Industri wisata sudah berubah. Pengunjung tidak hanya datang untuk destinasi, tetapi juga mencari pengalaman, koneksi, dan nilai dari pengeluaran mereka,” ujarnya dalam konferensi pers. Menurutnya, fokus Ancol ke depan adalah meningkatkan nilai per pengunjung (value per customer), bukan sekadar mengejar jumlah pengunjung. Selain itu, perusahaan juga akan mengoptimalkan pemanfaatan aset dan ekosistem Ancol, serta memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis.
23 DAPUR KATERING SIAP SAMBUT JAMAAH HAJI RI DI MADINAH
Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing PJAA juga berencana memperkuat kolaborasi strategis guna meningkatkan daya saing jangka panjang, khususnya di sektor pariwisata. Adapun susunan dewan komisaris dan direksi yang berlaku efektif setelah RUPST adalah sebagai berikut:
Dengan keputusan ini, PJAA menegaskan komitmennya untuk memperkuat kinerja dan transformasi bisnis di tengah dinamika industri pariwisata yang terus berkembang. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News