KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar obligasi domestik menunjukkan pergerakan yang bervariasi menyusul keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI), di tengah sentimen global yang diwarnai oleh anjloknya saham teknologi di Wall Street dan berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah. Economist & Fixed Income Analyst MNC Sekuritas Ridwan Adi Gunawan menyoroti bahwa kekhawatiran terhadap nilai investasi kecerdasan buatan (AI) telah kembali menekan Wall Street, yang pada akhirnya memicu pergeseran selera risiko investor secara global menuju aset safe-haven. Akibat sentimen tersebut, indeks Nasdaq anjlok 2,60% yang menandai penurunan paling tajam sejak awal Juni, sementara S&P 500 melemah 1,21%. Di saat bersamaan, harga minyak yang memantul ke level tertinggi dalam lima bulan turut mempertebal tekanan inflasi global.
Yield SUN 10 Tahun Menuju 7,40% di Tengah Tekanan Wall Street dan Rupiah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar obligasi domestik menunjukkan pergerakan yang bervariasi menyusul keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI), di tengah sentimen global yang diwarnai oleh anjloknya saham teknologi di Wall Street dan berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah. Economist & Fixed Income Analyst MNC Sekuritas Ridwan Adi Gunawan menyoroti bahwa kekhawatiran terhadap nilai investasi kecerdasan buatan (AI) telah kembali menekan Wall Street, yang pada akhirnya memicu pergeseran selera risiko investor secara global menuju aset safe-haven. Akibat sentimen tersebut, indeks Nasdaq anjlok 2,60% yang menandai penurunan paling tajam sejak awal Juni, sementara S&P 500 melemah 1,21%. Di saat bersamaan, harga minyak yang memantul ke level tertinggi dalam lima bulan turut mempertebal tekanan inflasi global.