Yield US Treasury 10 Tahun Bertahan di 4,93%, Dipicu Aksi Jual Saham Teknologi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Imbal hasil (yield) surat utang pemerintah AS (Treasury) tenor 10 tahun tidak banyak berubah di angka 4,93% pada hari Jumat (30/10).  Yield US Treasury  bertahan di dekat level terendah dalam tujuh minggu. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Jumat (30/10),  kondisi ini dipicu oleh laporan laba yang mengecewakan dari perusahaan-perusahaan teknologi besar, yang memicu aksi jual luas pada saham sektor teknologi AS. 

Kondisi itu sekaligus menimbulkan kekhawatiran baru mengenai keberlanjutan reli pasar yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI).  Situasi tersebut mendorong para investor untuk beralih ke aset yang relatif lebih aman, yakni obligasi pemerintah. 


Sementara itu, data yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan bahwa ekonomi AS tumbuh sebesar 3,4% secara tahunan pada kuartal ketiga. Realisasi itu didukung oleh kuatnya belanja konsumen serta investasi di bidang AI. 

Indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) AS juga naik 0,5% pada bulan September, mencatatkan kenaikan bulanan terbesar sejak Maret. Ini yang memperkuat ekspektasi akan adanya kenaikan suku bunga oleh The Federal Reserve di akhir tahun ini. 

Meskipun bank sentral AS memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di level saat ini pada hari Rabu, pasar tetap memperkirakan peluang sekitar 72% untuk kenaikan suku bunga pada bulan Desember, menurut CME FedWatch Tool.  

Sepanjang bulan Oktober, imbal hasil acuan AS tercatat turun sekitar 36 basis poin (bps).