JAKARTA. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) sangat cermat meracik portofolio. Dalam empat bulan pertama, alokasi investasi lebih banyak dicurahkan pada instrumen surat utang. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, total dana yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan per April 2016 mencapai Rp 220 triliun. Angka tersebut setara dengan 89,62% dari target dana kelolaan akhir tahun sebesar Rp 246 triliun. Sebesar Rp 220 triliun dana segar tersebut di alokasikan ke berbagai instrumen investasi.
Yuk, intip portofolio BPJS Ketenagakerjaan
JAKARTA. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) sangat cermat meracik portofolio. Dalam empat bulan pertama, alokasi investasi lebih banyak dicurahkan pada instrumen surat utang. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, total dana yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan per April 2016 mencapai Rp 220 triliun. Angka tersebut setara dengan 89,62% dari target dana kelolaan akhir tahun sebesar Rp 246 triliun. Sebesar Rp 220 triliun dana segar tersebut di alokasikan ke berbagai instrumen investasi.