Yuk Mengenal Rasi Bintang atau Konstelasi, Ada Berapa Jumlahnya?



KONTAN.CO.ID - Yuk mengenal Rasi Bintang atau Konstelasi, ada berapa jumlahnya? Secara garis besar, Rasi Bintang adalah sekelompok bintang yang tampak berhubungan membentuk suatu konfigurasi khusus.

Berbicara tentang bintang, benda langit yang satu ini kerap kali nampak terang di langit malam. Tidak hanya satu atau dua bintang saja yang terlihat menghiasi pemandangan langit malam hari.

Beberapa di antaranya bahkan berjejeran, membentuk suatu konfigurasi khusus. Itulah yang disebut sebagai rasi bintang atau konstelasi.


Dalam ruang tiga dimensi, kebanyakan bintang yang diamati oleh manusia tidak memiliki hubungan satu dengan lainnya, tetapi dapat terlihat seperti berkelompok pada bola langitm alam. 

Pada dasarnya, manusia memliki kemampuan yang sangat tinggi dalam mengenali pola dan sepanjang sejarah telah mengelompokkan bintang-bintang yang tampak berdekatan menjadi rasi-rasi bintang. Susunan rasi bintang yang tak resmi disebut sebagai asterisma.

Bintang yang terdapat di rasi bintang atau atsterisma jarang memiliki hubungan astrofisika, mereka hanya kebetulan saja tampak berdekatan di langit yang tampak dari Bumi dan biasanya terpisah sangat jauh.

Baca Juga: Puncak Hujan Meteor Quadrantids Terjadi Hari Ini, Simak 6 Fakta Menarik Berikut Ini

Rasi Bintang umumnya memiliki pola atau garis yang mewakili binatang, makhluk mitologi atau benda mati. Dalam sejarah, awalnya orang-orang menghubungkan konstelasi atau Rasi Bintang dengan cerita tentang kepercayaan, pengalaman, penciptaan, atau mitologi.

Budaya dan negara yang berbeda mengadopsi rasi bintangnya sendiri, beberapa di antaranya bertahan hingga awal abad ke-20 sebelum rasi bintang saat ini diakui secara internasional.

Seiring dengan berjalannya waktu, pengenalan rasi bintang telah berubah secara signifikan dari waktu ke waktu.

Bila Anda mengenal zodiak, dua belas rasi bintang kuno ini termasuk dalam zodiak. Simbol-simbol dari zodiak tersebut menggambarkan sekelompok bintang yang saling berjejer dan membentuk konfigurasi khusus.

Baca Juga: Bukan Kembang Api, NASA Mengungkapkan Ada Ledakan Meteor di Atmosfer Saat Tahun Baru

Jumlah Rasi Bintang

Meskipun penamaan rasi bintang berdasarkan mitologi dalam masing-masing budaya, Himpunan Astronomi Internasional telah membagi langit menjadi 88 rasi bintang resmi dan batas-batas yang jelas. Oleh karena itu, setiap arah hanya dimiliki oleh satu rasi bintang saja.

Pada belahan Bumi (Hemisfer) utara, kebanyakan rasi bintangnya berdasarkan pada tradisi Yunani yang diwariskan melalui abad pertengahan. Rasi Bintang di belahan Bumi utara ini juga mengandung nama dari simbol-simbol Zodiak.

Contoh Rasi Bintang yang kerap kali ditemukan adalah Orion dan Scorpius. Orion sendiri disebut sebagai rasi bintang sang Pemburu. 

Dalam mitologi Yunani, Orion memiliki banyak cerita. Dalam satu versio, Orion menganggap dirinya sebagai pemburu terbesar di dunia. Ini terdengar sampai ke telinga Hera yang merupakan istri Zeus, dan dia memutuskan untuk mengirim kalajengking pada Orion. 

Orion pun disengat hingga mati oleh kalajengking yang dikirim oleh Zeus. Di sisi lain, Zeus justru menyesali hal tersebut dan menempatkan Orion di langit, begitu pula dengna kalajengking sebagai rasi bintang Scorpius.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News