Yunani memukul Wall Street!



NEW YORK. Wall Street memerah. Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 turun 1,1% menjadi 1.338,35. Ini merupakan level terendah sejak 2 Februari lalu. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average turun 1% menjadi 12.695,35. Sekitar 6,6 miliar saham berpindah tangan di sepanjang transaksi kemarin malam. Sektor finansial dan energi mencatatkan penurunan terbesar di antara 10 sektor lain yang terhimpun dalam indeks S&P 500. Sementara, sejumlah saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa AS adalah: JPMorgan Chase & Co dan bank of America Corp yang turun setidaknya 2,6%. Selain itu, ada pula saham Alcoa Inc dan Schlumberger Ltd yang turun lebih dari 1,5%, serta Symantec Corp yang turun 1,4%.Penurunan bursa AS tadi malam dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Di antaranya kondisi Yunani yang saat ini masih tidak stabil dan tengah berupaya untuk menciptakan pemerintahan baru. Tidak hanya itu, pasar juga semakin cemas karena pimpinan Eropa sudah mempertimbangkan untuk mengeluarkan Yunani dari kawasan Benua Biru. "Investor sangat cemas saar ini. Secara keseluruhan, investor fokus pada kondisi politik Eropa. Tak ada seorang pun yang tahu apa yang akan terjadi nantinya dan pasar benci ketidakpastian," jelas Madelynn Matlock, analis Huntington Asset Advisors di Cincinnati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Barratut Taqiyyah Rafie