Zelenskyy Tawarkan Bantuan Lawan Drone Iran, Ukraina Minta Dana dan Teknologi



KONTAN.CO.ID - KYIV. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan negaranya menginginkan dukungan dana dan teknologi sebagai imbalan atas bantuan dalam menghadapi drone kamikaze Iran yang menyerang negara-negara Timur Tengah.

Zelenskyy menyampaikan bahwa Kyiv telah mengirim tim spesialis ke beberapa negara di kawasan tersebut untuk memberikan penilaian teknis serta menunjukkan cara kerja sistem pertahanan terhadap drone.

Menurutnya, setiap tim terdiri dari puluhan ahli yang bertugas melakukan analisis lapangan dan memberikan demonstrasi tentang bagaimana sistem pertahanan drone seharusnya dioperasikan.


Baca Juga: Memasuki Pekan Ketiga Perang AS-Israel Melawan Iran, Harga Minyak Berpotensi Naik

Negara-negara Teluk diketahui telah menggunakan banyak rudal pertahanan udara untuk menghadapi serangan drone Iran, sehingga mereka mencari pengalaman Ukraina dalam menjatuhkan drone. Selama perang melawan Rusia, Ukraina hampir setiap malam menghadapi serangan drone dan berhasil menanganinya dengan berbagai cara, termasuk menggunakan drone yang lebih kecil dan murah serta perangkat pengacau sinyal.

Zelenskyy mengatakan hampir selusin negara di berbagai belahan dunia telah meminta bantuan Ukraina terkait cara menghadapi serangan drone tersebut.

Ia sebelumnya menyebut tim ahli telah dikirim ke Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Seorang pejabat juga mengatakan para spesialis Ukraina sempat mengunjungi pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania.

“Ini bukan tentang keterlibatan dalam operasi militer. Kami tidak sedang berperang dengan Iran,” kata Zelenskyy. Ia bilang, ini tentang perlindungan dan penilaian menyeluruh mengenai bagaimana cara melawan drone Shahed, merujuk pada drone kamikaze buatan Iran, Shahed drone.

Ia mengatakan bentuk imbalan atas bantuan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut. “Sejujurnya, bagi kami saat ini teknologi dan pendanaan sama-sama penting,” ujarnya.

Zelenskyy juga mengaku belum yakin apakah Ukraina dan Amerika Serikat akan menandatangani kesepakatan kerja sama terkait teknologi drone, yang telah diupayakan Kyiv selama beberapa bulan terakhir.