JAKARTA. Chief Executive Officer (CEO) Rumah Zakat Nur Efendi menyatakan telah dilibatkan dalam pembahasan penggunaan zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) untuk pengetasan kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut Nur Efendi katakan kepada Kontan pada Kamis (20/07) di Jakarta. "Saya sudah dilibatkan dan saya sudah konfirmasi tidak boleh masuk ke dalam APBN karena akan tercampur. Namun boleh ada kolaborasi antara lembaga filantropi dengan pemerintah guna mengatasi ketimpangan," ungkap Nur Efendi Efendi. Ia memberikan contoh kolaborasi, bila dana APBN digunakan untuk pembangunan infrastruktur sekolah di daerah terpencil. Sedangkan dana dari Rumah Zakat bisa untuk biaya operasionalnya.
ZIS bisa sebagai sarana pengentasan kemiskinan
JAKARTA. Chief Executive Officer (CEO) Rumah Zakat Nur Efendi menyatakan telah dilibatkan dalam pembahasan penggunaan zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) untuk pengetasan kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut Nur Efendi katakan kepada Kontan pada Kamis (20/07) di Jakarta. "Saya sudah dilibatkan dan saya sudah konfirmasi tidak boleh masuk ke dalam APBN karena akan tercampur. Namun boleh ada kolaborasi antara lembaga filantropi dengan pemerintah guna mengatasi ketimpangan," ungkap Nur Efendi Efendi. Ia memberikan contoh kolaborasi, bila dana APBN digunakan untuk pembangunan infrastruktur sekolah di daerah terpencil. Sedangkan dana dari Rumah Zakat bisa untuk biaya operasionalnya.