Zuckerberg Kembangkan AI Agent untuk Bantu Tugas CEO di Meta



KONTAN.CO.ID - Mark Zuckerberg dilaporkan tengah mengembangkan “CEO agent,” sebuah agen berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantunya menjalankan tugas sehari-hari, menurut Wall Street Journal yang mengutip sumber internal.

Baca Juga: Sanksi Dilonggarkan, Kilang India dan Asia Mulai Lirik Minyak Iran

Agen AI ini akan memungkinkan Zuckerberg memperoleh informasi lebih cepat, menggantikan proses birokrasi tradisional yang biasanya memerlukan interaksi melalui beberapa lapisan staf.


“Ini membantu Mark mendapatkan jawaban tanpa harus melewati lapisan orang,” kata seorang narasumber yang mengetahui proyek tersebut.

Proyek ini masih dalam tahap pengembangan, demikian laporan WSJ. Selain itu, Meta juga tengah memperluas penggunaan alat AI lain bernama Second Brain, yang mampu mengindeks dan menelusuri dokumen untuk berbagai proyek internal.

Beberapa karyawan Meta juga sudah menggunakan alat pribadi berbasis AI, seperti My Claw, yang dapat mengakses log chat, file kerja, dan berkomunikasi dengan kolega atau agen lain atas nama penggunanya, menurut laporan WSJ.

Baca Juga: PM Starmer Gelar Rapat Darurat, Ekonomi Inggris Terancam Dampak Perang Iran

Perusahaan juga telah mempercepat integrasi AI di seluruh lini bisnisnya, termasuk melalui akuisisi startup AI asal China, Manus, pada Desember lalu.

Manus mengklaim agen AI mereka mampu mengungguli “DeepResearch” milik OpenAI dalam kemampuan pencarian dan analisis data.

Reuters belum dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen, dan Meta belum memberikan komentar resmi mengenai pengembangan agen CEO ini.