Zurich Syariah Optimistis Terbuka Peluang Pertumbuhan Bisnis pada 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) menilai masih terbuka peluang pertumbuhan bisnis secara organik (lewat perolehan kontribusi) di industri asuransi syariah hingga akhir tahun ini.

Presiden Direktur PT Zurich General Takaful Indonesia Hilman Simanjuntak mengatakan hal itu dipicu meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan berbasis syariah.

"Di sisi lain, tingkat penetrasi asuransi syariah di Indonesia masih memiliki ruang untuk bertumbuh," katanya kepada Kontan, Jumat (3/7/2026).


Baca Juga: Zurich Syariah Terapkan Sejumlah Strategi Ini untuk Optimalkan Pasar Syariah

Melihat peluang tersebut, Hilman menyampaikan Zurich Syariah akan terus mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan melalui penguatan distribusi, inovasi produk, serta peningkatan kualitas layanan.

Dengan demikian, dapat mendukung penguatan fundamental bisnis sebagai fondasi untuk menghasilkan bisnis yang berkelanjutan.

Hilman menambahkan, Zurich Syariah akan menerapkan tiga strategi utama untuk meningkatkan kontribusi hingga akhir tahun ini.

Dia bilang pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan mitra distribusi, menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dengan kebutuhan nasabah melalui inovasi produk dan layanan digital, serta meningkatkan literasi keuangan dan asuransi syariah. 

Baca Juga: Zurich Syariah Bukukan Pertumbuhan Hasil Investasi per Maret 2026

"Kami percaya kombinasi strategi tersebut dapat mendorong pertumbuhan kontribusi secara berkelanjutan," tuturnya.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, nilai kontribusi gabungan mencapai Rp 307,17 miliar per Mei 2026. Adapun klaim bruto gabungan mencapai Rp 79,37 miliar per Mei 2026. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News