Zurich Syariah Sebut Laba dan Pendapatan Premi Tumbuh pada Semester I



KONTAN.CO.ID - ACEH. PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) mengeklaim laba dan pendapatan premi perusahaan tumbuh pada semester I-2023.

Presiden Direktur Zurich Syariah Hilman Simanjuntak menyampaikan sampai dengan semester I-2023 secara year-to-date, Zurich Syariah secara top line atau pendapatan atau kontribusi premi itu bertumbuh 25%. 

"Sementara itu, secara bottom line atau profit, tumbuh dua digit," ucapnya saat ditemui di Aceh, Rabu (2/8).


Hilman optimistis Zurich Syariah sampai akhir tahun bisa mempertahankan pertumbuhan laba sebesar dua digit tersebut. Hal itu didorong hasil positif sejak pertama kali spin-off dari perusahaan induk Zurich Asuransi Indonesia pada September 2021. Sejak saat itu, dia mengatakan Zurich Syariah telah beroperasi dengan profit yang cukup baik. 

Baca Juga: Zurich Syariah Sebut Asuransi Parametrik Indeks Cuaca Punya Prospek Bagus

"Untuk perusahaan yang baru, bisa profit di tahun pertama sudah bagus banget," katanya.

Hilman menerangkan profitabilitas perusahaan didukung seiring dengan kenaikan dari pendapatan atau revenue. Oleh karena itu, dia kembali menegaskan profit bisa makin bertumbuh ke depannya.

Berdasarkan laporan keuangan, Zurich Syariah berhasil membukukan laba setelah pajak sektor dana perusahaan sebesar Rp 3,79 miliar di kuartal I-2023. Adapun laba setelah pajak sektor dana tabarru sebesar Rp 4,69 miliar di kuartal I-2023. Perolehan laba setelah pajak secara gabungan mencapai Rp 8,48 miliar.

Berdasarkan data Zurich Syariah, perusahaan tersebut berhasil mengembangkan asuransi perjalanan syariah sehingga meraih pangsa pasar 40% atau senilai Rp 28 miliar dalam satu tahun operasional.

Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), Zurich Syariah berhasil mencatatkan kenaikan kontribusi bruto sebesar 43% YoY pada 2022.  Adapun sebelum spin-off, Zurich Syariah mengalami penurunan hingga 10% YoY. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi