ZYRX Bidik Pasar Korporasi dan Pemerintah di Tengah Tantangan Daya Beli



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) mengandalkan perluasan pasar korporasi dan pengadaan pemerintah untuk menjaga pertumbuhan bisnis laptop hingga akhir 2026. Strategi ini dijalankan di tengah tantangan daya beli masyarakat dan kenaikan harga laptop yang dipengaruhi biaya komponen.

Sekretaris Perusahaan Zyrexindo Mandiri Buana Evan Jordan mengatakan, perseroan akan menerapkan strategi adaptif melalui efisiensi operasional, pengembangan portofolio produk, serta penguatan pendekatan pemasaran untuk mempertahankan daya saing.

“Di tengah kenaikan harga laptop dan tantangan daya beli masyarakat, ZYRX akan berfokus pada strategi yang adaptif, baik dari sisi efisiensi operasional, portofolio produk, maupun pendekatan pemasaran,” ujar Evan kepada Kontan, Rabu (21/10).


Baca Juga: Kemenperin Kaji Ulang Tarif Antidumping Keramik China

Dari sisi operasional, ZYRX terus mengevaluasi efisiensi biaya dan pengelolaan rantai pasok untuk menjaga struktur biaya tetap kompetitif. Perseroan juga menghadirkan pilihan konfigurasi laptop yang fleksibel agar dapat memenuhi kebutuhan berbagai segmen konsumen.

Melalui strategi tersebut, ZYRX berupaya menawarkan rasio harga terhadap performa (price-to-performance ratio) yang kompetitif tanpa mengorbankan kualitas maupun pengalaman penggunaan.

Selain pasar ritel, perseroan memperkuat penetrasi ke segmen korporasi atau business-to-business (B2B) serta pengadaan instansi pemerintah dan pendidikan melalui skema business-to-government (B2G), termasuk pengadaan melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Evan mengatakan, pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) menjadi salah satu fokus perseroan dalam menggarap peluang pengadaan pemerintah dan pendidikan.

Menurut dia, pengalaman dalam mengelola rantai pasok memungkinkan ZYRX memenuhi kebutuhan pelanggan B2B dan B2G dalam jumlah besar dengan waktu pengadaan yang relatif lebih singkat.

Di sisi lain, perseroan tetap mencermati perkembangan permintaan pasar untuk menentukan strategi penjualan hingga akhir tahun. Penyesuaian strategi akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan kebutuhan konsumen.

“Prioritas kami adalah mempertahankan daya saing produk, memperluas peluang pasar, dan menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika industri teknologi,” kata Evan.

Dengan strategi tersebut, ZYRX berupaya menjaga keseimbangan antara daya saing harga, perluasan pasar, dan keberlanjutan bisnis di tengah tantangan industri laptop.

Baca Juga: Gaikindo Sambut Rencana Insentif untuk Mobil Hybrid dan PHEV

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News