3 Kesalahan pemakaian masker menurut Satgas Covid-19



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Memakai masker adalah salah satu protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19. Meski pandemi Covid-19 sudah berlangsung lebih dari setahun, masih banyak masyarakat yang tidak benar memakai masker. Satgas Penanganan Covid-19 mencatat setidaknya ada tiga kesalahan penggunaan masker untuk mencegah virus corona.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut, ada sejumlah hal yang tak disarankan dalam penggunaan masker. Ia meminta masyarakat memahami hal tersebut agar penggunaan masker efektif mencegah penularan virus corona.

" Penggunaan masker yang benar sangat penting untuk meningkatkan efektivitas masker dalam mencegah penularan Covid-19," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (18/2/2021).


Wiku menyebut, setidaknya ada 3 jenis masker yang bisa digunakan yakni masker medis, masker kain, dan masker KN95. Masyarakat bisa memilih salah satu dari jenis masker tersebut untuk mencegah Covid-19.

Berikut kesalahan penggunaan masker yang berisiko meningkatkan penularan Covid-19"

  1. Penggunaan masker yang memiliki katup udara. Sebab, keberadaan katup pada masker bisa menjadi celah masuknya virus.
  2. Penggunaan masker medis secara bersamaan. Menggabungkan 2 masker medis, tak dapat meningkatkan filtrasi virus.
  3.  Melapisi masker KN95 dengan masker lainnya. Masker jenis ini cukup digunakan secara tunggal.
Baca juga:Tak ada deman, ini 4 gejala baru terinfeksi virus corona hasil mutasi

Selain mencegah kesalahan penggunaan masker Covid-19, Satgas Penanganan Covid juga memberikan tips pemakaian masker yang benar.  Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan untuk penggunaan masker Covid-19 secara benar:

  • Menggunakan masker medis berlapis kain
Untuk meningkatkan filtrasi virus, ia menyarankan penggunaan masker medis berlapis masker kain. "Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di laboratorium menemukan bahwa kombinasi masker ganda ini memberikan perlindungan yang jauh lebih baik bagi pemakaiannya dan orang lain dibandingkan dengan hanya memakai masker kain saja atau masker medis saja," ujar Wiku.

Editor: Adi Wikanto