37.492 Kasus Covid-19 per 8 Februari 2022, Ini Mitos dan Fakta Omicron



KONTAN.CO.ID - Jumlah kasus baru Covid-19 per 8 Februari 2022 kembali meroket. Satgas Covid-19 melaporkan 37.492 kasus baru infeksi virus corona di Indonesia pada Selasa, 8 Februari 2022. 

Dengan demikian, total ada 4.580.093 kasus positif Covid-19 di Indonesia per 8 Februari 2022. Namun, masyarakat tidak perlu panik, karena Covid-19 yang didominasi varian Omicron hanya menyebabkan gejala ringan dan sedang jika sudah disuntik vaksin.

Meski demikian, ada banyak mitos yang beredar seputar Covid-19 varian Omicron. Hal ini menimbulkan kekhawatiran oleh masyarakat akan infeksi penyakit tersebut. 


Namun apakah mitos tersebut benar? Lantas, apa saja mitos dan fakta seputar Omicron yang perlu diketahui oleh masyarakat? 

Untuk mengetahui fakta dan mitos seputar Omicron, bisa disimak di artikel berikut ini. 

Baca Juga: Jangan Tunggu Demam, Berikut 2 Gejala Awal Varian Omicron yang Mudah Menular

Mitos dan fakta seputar Omicron 

Dirangkum dari akun Instagram resmi Kementerian Kesehatan, berikut adalah mitos dan fakta seputar Omicron: 

1. Mitos dan fakta gejala ringan Omicron

  • Mitos Omicron: Omicron hanya menimbulkan gejala ringan 
  • Fakta Omicron: Meskipun penyebarannya lebih cepat, gejala Omicron tidak separah varian Delta. Tetapi, bagi lansia, orang dengan komorbid, dan orang yang belum divaksinasi tetap berpotensi kematian. 
2. Mitos dan fakta vaksin lawan Omicron

  • Mitos Omicron: Vaksin tidak mempan melumpuhkan Omicron 
  • Fakta Omicron: Vaksin menjadi proteksi terbaik melawan Omicron. Data menunjukan 60% pasien Omicron di Indonesia yang meninggal dunia belum pernah divaksinasi. 
Baca Juga: Kasus Covid-19 Global Tembus 400 Juta, Bertambah 100 Juta Dalam Sebulan