6 Bahaya Terlalu Sering Konsumsi Makanan Ringan yang Perlu Diwaspadai



KONTAN.CO.ID - Terlalu banyak mengkonsumsi makanan ringan alias camilan ternyata cukup berbahaya bagi kesehatan. Padahal ngemil makanan ringan merupakan hal kerap menemani saat bersantai. 

Selain itu, makanan ringan juga memiliki rasa yang enak saat dimakan. Sehingga tidak heran makanan ringan banyak dikonsumsi orang. 

Namun, dibalik keenakan rasanya makanan ringan dapat membahayakan kesehatan jika terlalu sering dikonsumsi apalagi setiap hari. Hal tersebut dikarenakan kebanyakan makanan ringan tidak memiliki kandungan nutrisi yang baik. 


Baca Juga: Pilihan Kamera Canon Baru Rp 4 Jutaan, Ini Harganya per Februari 2022

Melansir dari Eat This, ada beberapa efek negatif yang berbahaya bagi kesehatan jika terlalu banyak mengkonsumsi makanan ringan. 

1. Kelebihan Kalori

Bahaya yang pertama jika Anda terlalu banyak mengkonsumsi makanan ringan adalah kelebihan kalori. Hal tersebut dikarenakan makanan ringan biasanya mengandung banyak kalori dan rendah nutrisi. 

Jika Anda mengkonsumsi makanan ringan setiap hari dan terus dibiarkan, lambat laun berat badan Anda akan bertambah.

2. Imunitas Menurun

Ngemil alias mengkonsumsi makanan ringan juga dapat menurunkan imunitas tubuh. Hal tersebut membuat kekebalan tubuh menurun sehingga meningkatkan risiko peradangan atau terkena berbagai penyakit.

3. Obesitas

Bahaya lainnya terlalu sering mengkonsumsi makanan ringan adalah obesitas. Jika asupan makanan tidak dijaga risiko obesitas karena makanan ringan sangat mungkin terjadi. 

Jika sudah obesitas risiko munculnya berbagai penyakit menjadi lebih besar. Terlebih akan cukup sulit untuk kembali menurunkan berat badan ke angka normal.

Baca Juga: 6 Tips Menanam Tomat dalam Ruangan, Efektif Tumbuh Subur!

4. Gigi Rusak 

Terlalu sering mengkonsumsi makanan ringan juga berbahaya bagi kesehatan gigi. Pasalnya, jika terlalu sering dikonsumsi camilan berpeluang menempel disela-sela gigi, hal tersebut yang dapat merusak gigi. 

Lebih parahnya lagi gigi bisa mengalami bolong karena adanya bakteri yang diakibatkan oleh sisa-sisa makanan ringan yang dikonsumsi. Untuk hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan lebih rajin untuk menggosok gigi agar tidak ada sisa makanan apapun yang menempel.