6 Gejala Penyakit Raja alias Asam Urat Selain Nyeri Jempol, Jangan Anggap Remeh



KONTAN.CO.ID - Dahulu kala, asam urat dikenal sebagai "penyakit raja" karena dianggap lebih umum dialami oleh  pria kaya dan mereka yang kelebihan berat badan akibat mengonsumsi makanan mewah dan alkohol secara berlebihan. 

Meskipun pola makan dan obesitas tetap menjadi faktor risiko asam urat yang penting, kelas sosial atau rekening bank Anda kini tidak lagi relevan dengan risiko terkena asam urat.

Asam urat adalah bentuk radang sendi yang menyebabkan serangan peradangan yang parah dan tiba-tiba. Asam urat terjadi ketika ada terlalu banyak bahan kimia yang disebut asam urat dalam darah Anda (dikenal sebagai hiperurisemia). 


Hal ini menyebabkan kristal asam urat menumpuk di persendian Anda, menyebabkan rasa sakit yang sangat menyiksa. 

Tapi jangan cemas. Asam urat bisa diobati. Namun untuk mengatasinya, Anda harus tahu bahwa Anda mengidapnya. Sayangnya, gejala asam urat tidak selalu jelas.

Oleh karenanya, Anda harus mendeteksi sendiri apakah Anda mengidap asam urat atau tidak. Caranya dengan mengetahui gejala-gejala yang ada. Jangan abaikan gejala-gejala yang ada, karena jika didiamkan, asam urat bisa berakibat fatal bagi tubuh. Misalnya saja dapat menyebabkan batu ginjal. 

Baca Juga: Ini Alasan Kunyit Efektif Merontokkan Kolesterol Jahat Dalam Tubuh

7 Gejala asam urat yang sering diabaikan

Berikut adah 7 gejala asam urat yang sering diabaikan seperti yang dikutip dari creakyjoints.org:  

1. Nyeri di jempol kaki

Ini adalah salah satu ciri klasik serangan asam urat. 

Jika Anda mencapai titik di mana tubuh Anda tidak lagi pandai memecah asam urat - mungkin karena penyakit ginjal, diabetes, obat yang Anda minum untuk hipertensi, atau sekadar penuaan tua - asam urat akan menumpuk dan membentuk kristal. 

Kristal-kristal itu sering bermigrasi ke jari kaki, di mana mereka diserang oleh tubuh Anda sebagai penyerbu asing. Hasilnya: rasa sakit yang luar biasa, rasa hangat, dan kemerahan. 

2. Nyeri pada lutut, pergelangan kaki, pergelangan tangan, dan/atau siku

Sementara kristal asam urat cenderung menumpuk di dekat jempol kaki, mereka juga dapat terbentuk di sendi mana pun di tubuh. Itu berarti nyeri yang parah dan tidak dapat dijelaskan pada persendian mana pun.

Beberapa orang mengalami nyeri hanya pada satu sendi (yaitu, lutut kiri), tetapi sekitar 25 persen pasien asam urat memiliki gejala "poliartikular". Artinya, mereka menyerang lebih dari satu sendi sekaligus.

Ketika asam urat muncul di banyak sendi, sangat sulit untuk didiagnosis, tambahnya, karena asam urat dapat meniru kondisi lain seperti rheumatoid arthritis.

Baca Juga: 7 Obat Alami yang Bisa Redakan Rasa Nyeri Saat Asam Urat Kumat

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie