7 Tips membeli mobil bekas agar keuangan tetap terjaga



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Membeli mobil bekas memang menjadi salah satu solusi jika ingin memiliki kendaraan dengan dana terbatas. 

Mulai harga Rp 60 jutaan, terdapat sejumlah pilihan mobil bekas dari jenis sedan, hatchback, SUV, hingga MPV. 

Meski demikian, ada sejumlah tantangan saat akan memutuskan untuk membeli mobil bekas. Seperti biaya perawatan pasca-pembelian yang terkadang bisa mencapai setengah atau melebihi harga pembelian mobil.


Untuk itu, sebelum membeli mobil bekas, pastikan mesin hingga fitur mobil pilihan Anda dalam kondisi prima.

Dirangkum dari keterangan resmi Lifepal, Financial Educator Lifepal, Aulia Akbar, CFP®, AEPP® mengungkapkan beberapa hal yang harus diperhatikan ketika ingin membeli mobil bekas agar keuangan tetap terjaga.

Baca Juga: Cek harga mobil bekas Isuzu Panther rilisan ini murah meriah di akhir Agustus 2021

Tips membeli mobil bekas 

Berikut adalah sejumlah tips membeli mobil bekas dari Financial Educator Lifepal, Aulia Akbar, CFP®, AEPP® agar keuangan tetap terjaga:

1. Cari kendaraan sesuai kebutuhan dan bujet Anda

Carilah mobil bekas yang sesuai dengan kebutuhan Anda, yaitu operasional sehari-hari, dan sesuai dengan bujet. Cari mobil bekas yang fiturnya sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Selain itu, Anda juga harus memerhatikan ketersediaan dan harga suku cadang, bengkel resmi, dan hal-hal yang menjadi kendala umum kendaraan yang dipilih. 

2. Jangan habiskan bujet untuk membeli mobil

Jika Anda memiliki bujet sebesar Rp 120 juta untuk membeli mobil bekas. Maka jangan habiskan seluruhnya untuk membeli mobil tersebut.

Gunakanlah Rp 100 juta saja, atau bahkan di bawah Rp 100 juta untuk membeli mobil dan sisanya untuk berjaga-jaga apabila ada pergantian suku cadang atau komponen mobil, serta mengurus balik nama kendaraan.

Baca Juga: Simak harga mobil bekas Chevrolet Captiva generasi awal, terjangkau per Agustus 2021