AHM bidik pertumbuhan ekspor sebesar hingga 40% di tahun ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Honda Motor (AHM) optimis bisa mencatatkan kinerja ekspor yang prima pada tahun ini. Tidak tanggung-tanggung, agen pemegang merek (APM) sepeda motor Honda tersebut menargetkan bisa mencatatkan pertumbuhan ekspor sebesar 30%-40% baik untuk ekspor utuh (completely built up/CBU) maupun terurai completelly knocked down/CKD) dibanding realisasi ekspor tahun 2019.

Untuk menunjang kinerja ekspor tahun ini, AHM berencana akan merilis beberapa produk baru, baik di segmen big bike maupun non-big bike.

Baca Juga: Hyundai Motor cetak laba operasional kuartal IV-2019 capai KRW 1,24 triliun


“Sudah kami awali dengan All New Honda Beat, sisanya akan kami infokan lebih lanjut,” kata Head of Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbudin kepada Kontan.co.id (22/01).

Selain meluncurkan produk baru, AHM juga berencana memperluas pangsa pasar ekspor dengan menjajaki negara-negara baru. Sayangnya, Muhib masih enggan membeberkan negara-negara mana saja yang ingin dibidik untuk dijadikan sebagai pasar ekspor baru.

Adapun negara yang sebelumnya telah menjadi tujuan ekspor bagi sepeda motor yang diproduksi AHM baik secara utuh maupun terurai di antaranya meliputi Filipina, Bangladesh, Vietnam, Malaysia, Jepang, Thailand, dan Kamboja.

Baca Juga: Ini lokasi tilang elektronik untuk pengendara motor di Jakarta

Sepanjang tahun 2019 lalu, angka volume ekspor CBU sepeda motor Honda mengalami kenaikan sebesar 66,1% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi 301.935 unit pada periode Januari-Desember 2019.

Editor: Tendi Mahadi