Akan ada holding rumahsakit BUMN, begini tanggapan emiten RS swasta



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir menyatakan akan membentuk holding rumahsakit untuk membawahi bisnis rumahsakit milik BUMN. Rencananya, holding akan direalisasikan pada Juni 2020.

Langkah ini perlu diambil supaya BUMN-BUMN lebih fokus pada bisnis utamanya. Pasalnya, menurut Erick Thohir pendapatan rumahsakit BUMN diperkirakan mencapai Rp 5 triliun per tahun secara konsolidasi.

Menanggapi hal ini, emiten rumahsakit Grup Lippo PT Siloam Interanational Hospitals Tbk (SILO) menyambut dengan positif rencana holding rumahsakit BUMN


Baca Juga: Ini daftar BUMN yang memiliki bisnis rumah sakit besar, siapa saja?

"Karena dengan konsolidasi, akan menciptakan group expertise, standarisasi proses, dan yang terpenting improved outcomes," kata Caroline Riady, Wakil Presiden Direktur PT Siloam International Hospitals Tbk ketika dihubungi Kontan.co.id, Kamis (30/1).

Ia menambahkan, kebutuhan pelayanan kesehatan di Indonesia besar sekali dan tidak ada satu pihak manapun yang bisa memenuhi kekurangan yang ada.

Hanya dengan Public-Private Partnership yang kuat, kebutuhan masyarakat bisa terlayani dengan baik dan produktivitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia akan bisa maksimal sesuai prioritas yang sudah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

Editor: Herlina Kartika Dewi