Aktivitas manufaktur India melonjak ke level delapan tahun terakhir



KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Akivitas manufaktur India pada Januari tumbuh dengan laju tercepat sepanjang delapan tahun terakhir seiring kokohnya permintaan maupun produksi. Sebuah survei yang dikutip dari Reuters, Senin (3/2) menunjukkan ekonomi India diprediksi bakal kembali menguat.

Merespon pertumbuhan ini, banyak pabrik di India juga mulai mempekerjakan pekerja baru dengan rekrutmen terbanyak dalam tujuh tahun terakhir.

Baca Juga: Meski wabah virus corona mengganas, Olimpiade Tokyo jalan terus


Jika kondisi dapat dipertahankan, peningkatan bisnis juga diproyeksikan bakal menopang pemulihan ekonomi India secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Ini sesuai dengan jajak pendapat analis yang dilakukan Reuters bulan lalu. Pertumbuhan ekonomi India pada kuartal III-2019 lalu tercatat paling rendah selama enam tahun belakangan.

The Nikkei Manufacturing Purchasing Managers Index yang disusun oleh IHS Markit bulan lalu tercatat mencapai 55,3, melejit dibandingkan angka pada Desember sebesar 52,7. Angka tersebut juga merupakan yang tertinggi sejak Februari 2012, angka di atas 50 juga menunjukkan India telah lepas dari kontraksi selama 30 bulan berturut-turut.

“Hasil indeks tersebut menunjukkan peningkatan penting dalam permintaan pasar mendorong pertumbuhan penjualan, dan pembelian pabrik, produksi dan pekerjaan karena perusahaan fokus membangun kembali persediaan mereka dan memperluas kapasitas produksi untuk mengantisipasi peningkatan permintaan lebih lanjut,” kata Ekonom IHS Markit Pollyanna De Lima.

Baca Juga: China: Amerika sebarkan ketakutan berlebihan soal virus corona

Adapun sub-indeks pesanan baru yang melacak permintaan secara menyeluruh juga mencapai level tertinggi sejak Desember 2014. Pertumbuhan produksi pun jadi yang paling tinggi selama tujuh tahun terakhir. Ini pula yang mendorong para rasio tenaga kerja melonjak jadi yang paling tinggi sejak Agustus 2012.

Editor: Tendi Mahadi