KONTAN.CO.ID - Gelombang ketiga aksi protes bertajuk “No Kings” dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret 2026. Para penyelenggara mengklaim aksi ini akan menjadi demonstrasi terbesar sepanjang sejarah Amerika Serikat. Para penggerak aksi menyebut protes ini ditujukan untuk menentang apa yang mereka anggap sebagai kecenderungan otoritarianisme di bawah Presiden Donald Trump. Aksi-aksi sebelumnya telah menarik jutaan peserta, dan jumlah massa diperkirakan akan meningkat tajam kali ini. Mengutip AP, lonjakan kemarahan publik dipicu oleh pengetatan kebijakan imigrasi Trump di Minneapolis, yang berujung pada bentrokan kekerasan dan kematian dua orang dalam beberapa pekan terakhir.
Ancaman Demokrasi AS: Gelombang Protes Terbesar Sepanjang Sejarah Menanti
KONTAN.CO.ID - Gelombang ketiga aksi protes bertajuk “No Kings” dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret 2026. Para penyelenggara mengklaim aksi ini akan menjadi demonstrasi terbesar sepanjang sejarah Amerika Serikat. Para penggerak aksi menyebut protes ini ditujukan untuk menentang apa yang mereka anggap sebagai kecenderungan otoritarianisme di bawah Presiden Donald Trump. Aksi-aksi sebelumnya telah menarik jutaan peserta, dan jumlah massa diperkirakan akan meningkat tajam kali ini. Mengutip AP, lonjakan kemarahan publik dipicu oleh pengetatan kebijakan imigrasi Trump di Minneapolis, yang berujung pada bentrokan kekerasan dan kematian dua orang dalam beberapa pekan terakhir.
TAG: